

Komisioner KPU Kabupaten Jayapura Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat Pendidikan Pemilih dan SDM Lodik AP saat mendengarkan arahan dari Anggota Bawaslu RI Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat, Lolly Suhenty meninjau logistik Pemilu KPU Kabupaten Jayapura di Gedung Puspenka, Hawai, Sentani, didampingi Bawaslu Papua, KPU Kabupaten Jayapura dan Bawaslu Jayapura, Jumat (19/1)kemarin. (Priyadi/Cepos)
SENTANI -Komisioner KPU Kabupaten Jayapura Divisi Sosialisasi Partisipasi Masyarakat Pendidikan Pemilih dan SDM Lodik AP, mengatakan, untuk dana hibah yang diberikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jayapura pada Pemilukada yang berlangsung pada bulan September 2024 sebesar lebih Rp 55 miliar memang belum cair sama sekali.
Lodik mengaku, pada bulan Desember KPU Kabupaten Jayapura harusnya sudah bisa mencarikan Rp 4 miliar, namun Bank Papua dalam sistim pengimputannya sudah tidak bisa, karena waktu sudah terlambat akhirnya tidak bisa dicairkan yang Rp 4 miliar.
“Kami sampai saat ini memang belum mencairkan dana hibah untuk Pemilukada Kabupaten Jayapura Bulan September 2024, kami harap secepatnya Pemkab Jayapura bisa segera membantu mencairkannya supaya kami juga bisa langsung melakukan berbagai tahapan dalam persiapan Pemilukada Kabupaten Jayapura,”ungkapnya, Sabtu (20/1).
Lodik menjelaskan, saat ini memang yang terus fokus dilakukan adalah dalam mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024, KPU dan Bawaslu Kabupaten Jayapura terus melakukan komunikasi koordinasi dengan dengan baik mulai dari kesiapan perlengkapan logistik Pemilu harus disiapkan.
Mulai dari pelipatan surat suara, penyortiran yang rusak dan cacat, termasuk nanti dalam pendistribusian logistik Pemilu di 19 distrik Kabupaten Jayapura yang mana medannya memang sangat susah serta membutuhkan tenaga ekstra. Hal ini juga menjadi perhatian Bawaslu RI supaya tetap dilakukan dengan hati-hati dan waspada.
Hal lainnya, persiapan pelantikan KPPS juga menjadi perhatian bersama. Termasuk saat ini sudah mulai kampanye terbuka, sehingga pengawasan juga harus dilakukan dengan baik supaya partai peserta Pemilu menaati jadwal kampanye maupun lokasi mana saja yang boleh untuk kampanye terbuka. Ini juga menjadi pengawasan dan perhatian Bawaslu Kabupaten Jayapura.
“Kami harap tahapan demi tahapan dalam mempersiapkan pencoblosan pada tanggal 14 Februari 2024 di Kabupaten Jayapura bisa berlangsung aman, lancar dan sukses. Kami butuh partisipasi, dukungan dan doa dari semua,”jelasnya.(dil/ary)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…