

Upaya penyelamatan salah satu penumpang yang mengalami kecelakaan laut di perairan Mamberamo Raya pada Sabtu (20/1). Saat ini warga dan tim SAR masih berupaya mencari penumpang yang hilang. (Istimewa)
JAYAPURA – Sebuah kecelakaan laut di perairan Mamberamo Raya mengawali catatan kelam laka laut di awal tahun 2024. Sebuah speedboat dikabarkan mengalami kecelakaan di Daerah Muara Ruai Distrik Sawai Kabupaten Mamberamo Raya, Provinsi Papua, Sabtu (20/1) sekira pukul 16.00 WIT.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan kejadian tersebut berdasarkan keterangan saksi bernama Berthus Numberi (66) mengawali perjalanan dengan rute Kampung Tamukuri Kabupaten Mamberamo Raya menuju Kabupaten Kepulauan Yapen dengan membawa 10 orang yakni 8 orang penumpang dan 2 orang motoris.
Berthus yang berprofesi sebagai nelayan menyampaikan bahwa dalam perjalanan perahu tersebut dihantam ombak dan terbalik. Tak lama saksi akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke piket Polres Kepulauan Yapen dan memberikan informasi bahwa speedboat tersebut mengalami laka laut (terbalik) di Daerah Muara Ruai Distrik Sawai Kabupaten Mamberamo Raya.
“Atas kejadian tersebut ada 7 korban selamat, dan 3 orang masih dinyatakan hilang,” bebernya. Sementara nama-nama korban yang selamat yakni mantan kepala Kampung Tamakuri, Otniel Indamarei, anak dari kepala Kampung Tamakuri Leto Israel Indamarei, Rein Sroyer, Istri dari pendeta Dany O. Wairara bersama seorang anak dan 2 orang motoris.
Untuk tiga korban yang belum ditemukan yakni Pendeta Dani.O. Wairara, Desi E. Wairara, dan Istri dari mantan kepala kampung Tamakuri Lorina Doromi.
Kombes Benny menyampaikan hingga saat ini nelayan setempat dan warga masih terus melakukan pencarian terhadap dua orang korban yang belum ditemukan. “Masih ada yang belum ditemukan dan terus dilakukan pencarian,” beber Benny.
Informasi terbaru yang diperoleh Cenderawasih Pos ada salah satu speed dari Kampung Boiwai baru saja tiba dan ternyata tiga orang yang dicari yakni ibu Doromi dinyatakan selamat.
“Ini yang kami pantau, ibu Doromi sudah selamat dan di darat namun masih ada dua lagi. Hanya saja posisi speedboat tidak bisa tembus karena ombak tinggi sehingga hanya bisa dipantau dari darat posisi Pak Pendeta dan Desi Wairara yang masih berlabuh,” ujar salah satu nelayan melalui pesan suaranya.
“Kami lagi berdiskusi untuk BBM bagaimana ada dua speed bisa tembus untuk mengambil mereka di tengah gelombang,” imbuhnya. (ade/wen)
DAFTAR NAMA PENUMPANG
1. Otniel Indamarei
2. Leto Israel Indamarei
3. Rein Sroyer
4. Istri dari pendeta Dany O. Wairara
5. Seorang anak dari pendeta
6. Motoris
7. Motoris
8. Ibu Doromi (sempat dikabarkan hilang)
9. Dani.O. Wairara
10. Desi E. Wairara
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menyatakan evakuasi dilakukan setelah pihak…
Krisis pangan dan air bersih melanda ratusan warga di tiga distrik terisolasi Kabupaten Puncak, Papua…
Seratusan orang yang terdiri dari pelajar dan guru di SMAN 5 Jayapura, diduga keracunan makanan…
Badan Gizi Nasional (BGN) mengembalikan Rp311,2 miliar ke kas negara setelah menemukan anomali pada 414…
Kondisi ini diperkirakan kian mengkhawatirkan karena potensi aktifnya fenomena Indian Ocean Dipole (IOD) Positif pada…
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…