

Yohannes Fajar Irianto Kambon
JAYAPURA – Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan gubernur dan wakil gubernur Papua tinggal hitung hari. Berbagai cara yang dilakukan oleh pihak penyelenggara dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah dilakukan, salah satunya adalah dengan melakukan penyebaran brosur.
Hal ini dilakukan KPU dikarenakan tingkat partisipasi masyarakat dalam PSU sangat menurun. Karena itu, KPU Papua tak henti-hentinya melakukan sosialisasi tentang pentingnya pemilu dan hak pilih masyarakat dengan menyebarkan brosur yang berisi informasi tentang tata cara dan mekanisme pemungutan suara.
Kepada Cenderawasih Pos, Kadiv Hukum KPU Papua, Yohannes Fajar Irianto Kambon, mengatakan penyebaran brosur tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat Papua di PSU 2025 meningkat. Adapun pembagian brosur tersebut dilakukan di tempat-tempat keramaian dan tempat umum lainnya.
“Brosur itu salah satu yang kita gunakan untuk menjangkau masyarakat. Brosur yang kita galakkan itu ke kabupaten/kota sudah kita anggarkan untuk dilakukan sosialisasi,” kata Fajar kepada Cenderawasih Pos saat dikonfirmasi via telepon, Sabtu (19/7).
Page: 1 2
Maruli mengatakan, praktik transaksional dalam pengisian jabatan harus dihentikan karena telah berulang kali menyeret kepala…
Fenomena maraknya pejabat publik yang terjerat kasus korupsi dan menghiasi berbagai media massa belakangan ini…
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Papua, Muflih Musaad, mengatakan pemerintah…
Pelan namun pasti pembangunan di Jayapura terus melaku dan kian pesat. Hanya saja di tengah…
Ketua umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano mengatakan manajemen menghormati keputusan Owen Rahadiyan yang melepas…
Tim Persipura Jayapura sudah dipastikan akan kedatangan pelatih kepala baru. Ini setelah juru taktik musim…