

Kepala Bappeda Papua Yohanes Walilo bersama Plh Sekda Provinsi Papua Derek Hegemur (FOTO: Elfira)
JAYAPURA – Kepala Bappeda Papua Yohanes Walilo menyebut, pihaknya hingga saat ini masih menunggu dana Otonomi Khusus (Otsus) tahap pertama.
“Hingga saat ini kita masih menunggu, namun kita sudah koordinasi dengan Kementrian Keuangan. Alasan yang disampaikan adalah ada perubahan regulasi, sehingga mereka sedang mengatur,” kata Walilo, Selasa (19/4) kemarin.
Lanjut Walilo menjelaskan, setelah adanya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) namun sebelumnya pihaknya sudah menyurat agar dana Otsus segera dicairkan.
“Harus segera dicairkan, karena dengan dana Otsus kita membiayai mahasiswa luar negeri yang sedikit kesulitan saat ini,” tegasnya.
Dikatakan, sesuai dengan waktu pembagian harusnya tahap I sudah dicairkan pada bulan Februari tahaun 2022. Namun, sudah memasuki April dana tersebut belum juga dicairkan.
“Harapan kami secepatnya bisa dicairkan, soal besarannya kami tidak tahu berapa presentasenya,” ungkapnya.
Untuk laporan pertanggung jawaban kata Yohanes sudah, itu sebabnya dasar itu dana untuk tahap pertama di 2022 harus turun. Sedangkan untuk laporan yang berikut setelah pembagian. (fia/gin)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…