Haris E. Karubaba (foto:Mboik Cepos)
SARMI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sarmi mengidentifikasi dua wilayah sebagai titik rawan dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) mendatang. Kedua wilayah tersebut berada di Distrik Tor Atas dan Distrik Apawer Hulu, yang dikenal memiliki tantangan aksesibilitas tinggi.
Komisioner KPU Sarmi Divisi Penyelenggaraan dan Hukum, Haris E. Karubaba, mengungkapkan bahwa di Distrik Tor Atas, khususnya di Kampung Bora Bora dan Kampung Waf, terdapat dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang hanya dapat diakses melalui jalur sungai. Pada Pilkada sebelumnya, logistik pemilu bahkan harus dikirim menggunakan pesawat.
“ Waktu pemilihan kepala daerah yang lalu, kita gunakan pesawat, tapi itu pun hanya bisa mendarat di distrik yang agak jauh. Jadi untuk menjangkau kedua kampung itu memerlukan waktu lebih lama. Meski begitu, proses pemilihan tetap berhasil dilaksanakan,” ujar Haris pada Rabu (18/6).
Page: 1 2
Jadi aparat mendatangi lokasi setelah memperoleh informasi hasil penyidikan mengenai rencana berkumpulnya kelompok Batalyon Eden…
Bayangkan saja jika satu kota dilanda cuaca ekstrim seperti hujan es selama berbulan-bulan dan tak…
Direktur Sepakbola Persipura, Alfredo Vera, menegaskan bahwa siapapun yang datang menukangi Persipura pasti memiliki beban.…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, mengatakan saat ini terdapat sekitar 10 titik CCTV yang…
-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri meminta adanya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kota…
Putu mengatakan, VA ditangkap di Rumah Sakit Kasih Herlina Timika, Papua Tengah, Minggu, 30 Agustus…