

Proses Pelipatan Surat Suara Pemilu di Gudang KPU Kota Jayapura, Sabtu (14/1). (FOTO: Karel/Cepos)
JAYAPURA-Setelah logistic surat suara diterima dan dilakukan pembukaan segel di KPU Kota Jayapura, pihak KPU mengerahkan sejumlah tenaga kerja untuk melakukan proses penyortiran sekaligus pelipatan surat suara anggota legislatif dan eksekutif di Kota Jayapura, Sabtu (13/1) lalu.
Bahkan, hingga Senin (16/1) KPU Kota Jayapura masih terus melakukan pelipatan surat suara calon angota legislatif (Caleg) tingkat kota, sementara surat suara capres dan calon DPD RI semuanya rampung dikerjakan.
“Kami sedang menyortir surat suara DPRD Kota, nanti setelah itu dilanjutkan dengan surat suara DPR Provinsi kemudian DPR RI,” kata Oktovianus Injama kepada Cendrawasih Pos Senin (16/1).
Penyortiran surat suara tersebut dikerjakan oleh masyarakat Kota Jayapura. Masing masing pekerja akan diberikan upah sesuai jumlah surat suara yang dilipat. “Kami mempekerjakan 240 orang untuk melipat surat suara ini, dari jumlah yang ada terbagi ke dalam 24 kelompok,” jelasnya.
Adapun target pelipatan surat suara yakni selama 1 minggu. Namun pihaknya mengharapkan agar lebih cepat dari waktu yang ditargetkan juga akan lebih baik. “Lebih cepat juga lebih baik, sehingga kita bisa fokus ketahapan berikutnya,” ujarnya.
Oktovianus mengatakan tahapan pemilu ini memberi dampak pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, pasalnya masyarakat yang terlibat membantu penyelenggara pemilu akan diberikan upah dalam bentuk harian lepas.
Diapun mengajak seluruh warga Kota Jayapura yang telah terdaftar sebagai daftar pemilih tetap (DPT) untuk datang ke TPS masing masing pada tanggal 14 Ferbuari mendatang.
“Bagi masyarakat Kota Jayapura terus mendukung proses pemilu ini dengan tidak golput, karena suara kita akan menentu pembangunan Kota Jayapura untuk 5 tahun kedepan,” pungkasnya. (rel/tri)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…