

Dance Yulian Flassy ( FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua mendukung adanya Deklarasi Pemekaran Papua Selatan, yang terdiri dari Kab. Merauke, Asmat, Boven Digoel dan Mappi.
Sekda Provinsi Papua, Dance Yulian Flassy menjelaskan, pihaknya sangat mendukung apa yang diharapkan pemerintah pusat.
“Hal ini juga sangat baik, karena untuk memperpendek pengawasan terhadap pelayanan pemerintah, agar dapat berjalan dengan baik, mengingat Papua memiliki wilayah yang sangat luas,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, Rabu (16/6).
Pihaknya akan mendorong hal tersebut dengan memberikan usulan dari Pemerintah Provinsi Papua, baik dari DPR, MRP dan instansi terkait lainnya.
“Soal pemekaran ini kami dorong dan saya rasa ini perlu dipercepat untuk memperpendek rentang kendali penyelengaraan pemerintahan di Papua. Ini saja tujuan kita,” terangnya.
Diakuinya, percepatan pemekaran di Papua harus dilakukan, dengan demikian pembangunan di Papua bisa terasa. Bukan hanya di satu daerah saja tetapi untuk daerah lainnya.
“Ini juga akan berdampak sampai ke masyarakat yang ada di Papua. Untuk itu sangat perlu adanya pemekaran provinsi di Papua,” terangnya.
Lanjutnya, jika kondisi masih seperti ini, sangat tidak mendukung pembangunan di Papua secara merata, karena wilayah di Papua sangat luas dan pihaknya sangat mendukung adanya pemekaran yang sesuai dengan tujuan dari Pemerintah Pusat. (ana/ary)
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…