

JAYAPURA- Kepala Badan Perbatasan dan Kerja Sama Provinsi Papua, Suzana Wanggai, mengakui pihaknya tengah berupaya menjalin komunikasi agar pintu perbatasan RI-PNG di Wutung, Kota Jayapura dapat kembali dibuka.
“Kalau dibilang tanda-tanda dibuka kembali pintu perbatasan, ya sudah ada, melalui upaya dalam membicarakan hal tersebut. Kami berkomunikasi cukup intens secara virtual dengan pemerintah PNG ataupun melalui KBRI di PNG,” terang Suzana Wanggai kepada Cenderawasih Pos, Rabu (15/7) kemarin.
Pemerintah PNG sangat konsen melihat bagaimana di tengah Covid-19, jangan sampai ekonomi di pintu perbatasan negara antaran RI dan PNG tidak berjalan.
“Tetapi sebaliknya, bagaimana kita menciptakan perbatasan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Walaupun dapat dikatakan bahwa Covid-19 menyebabkan perekonomian tidak berjalan di perbatasan RI-PNG di Provinsi Papua, khususnya di Wutung Kota Jayapura,” tambahnya.
Ini saatnya bagi kita untuk dapat berupaya agar perekonomian di perbatasan ini dapat bangkit kembali. ‘’ Artinya kita jangan kalah dari Covid-19. Tetapi bagaimana harus menghidupkan semua yang tentunya dijalankan dengan mengacu pada protokol kesehatan,” pungkasnya. (gr/ary)
Pemerintah Kampung Holtekam akan memfokuskan program pembangunan tahun 2027 pada penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan…
Komisi III DPR Provinsi Papua Selatan melakukan audiens dengan Manajemen, Nakes dan honorer atau pegawai…
Keterbatasan fasilitas ini memicu reaksi dari Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Saat ditemui…
Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 240 kilogram kepiting bakau kualitas premium diterbangkan ke Negeri Jiran…
Menurutnya, jumlah penonton yang mencapai puluhan ribu orang tidak sebanding dengan jumlah steward yang disiapkan…
Penanganan kasus pembunuhan Bripda Juventus Edowai yang memicu kericuhan di Kabupaten Dogiyai pada 31 Maret…