

Aryoko, AF Rumaropen, SP, M.Eng ( FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Kepala BPSDM Provinsi Papua Aryoko, AF Rumaropen, SP, M.Eng menyampaikan, 1 dari 142 pelajar di lima negara yang hendak dipulangkan karena masalah kriminal.
Adapun lima negara tersebut yakni Amerika Serikat, Australia, Kanada, Selandia Baru dan Filipina dengan jenjang Pendidikan DIII, S1, S2, S3 dan Lisensi.
“Untuk mahasiswa yang terlibat kriminal kita mengambil langkah untuk membayar pengacara, melakukan penyelesaikan, pembiayaan di rumah sakit dan melalui proses sidang dibantu dengan kedutaan. Kita sudah selesaikan,” kata Aryoko kepada Cenderawasih Pos.
Dijelaskan, Mahasiswa yang sedang menempuh Pendidikan di Kanada itu terlibat dalam kasus pemukulan terhadap aparat yang ada di negara tersebut.
“Kasusnya sudah selesai, tinggal menunggu pemulangan yang bersangkutan,” terangnya.
Kasus seperti ini kata Aryoko pembelejaran kepada semua Pelajar untuk menghindari perbuatan kriminal, termasuk mereka yang juga dinyatakan status ilegal ketika ada di negara orang yang tidak sekolah segera kembali.
“Mahasiswa yang lain jangan tinggal berlarut larut di luar negeri, visa studi harus digunakan pada kegunaannya yakni menempuh pendidikan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (fia/gin)
Kasus yang turut menyeret nama mantan Sekretaris DPR Papua berinisial JJ tersebut kini memasuki tahap…
Menurutnya, usai mendapat laporan masyarakat anggorta dari Polres Jayawijaya langsung merespon ke lokasi tersebut dan…
Prinsip kesetaraan di mata hukum dan tata kelola pemasyarakatan menjadi komitmen utama manajemen Lapas…
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayawijaya memastikan musim kemarau panjang sangat mempengaruhi inflasi di daerah.…
Kepala Dinas Pendidikan Kaleb Asso S.PD, M.PD menyatakan menyikapi situasi keamanan saat ini di Kabupaten…
Dalam aksi tersebut, para karyawan menyampaikan sejumlah aspirasi yang berkaitan dengan kondisi ketenagakerjaan di perusahaan.…