Categories: PAPUA TENGAH

Akses Resmi Ditutup, Jalur Non Formal Jadi Alternatif

JAYAPURA-Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai mengakui bahwa akses perbatasan secara resmi memang ditutup, tetapi pemanfaatan jalur-jalur non formal atau ilegal masih tetap ada.

  Menurut Suzana,  dengan kondisi meningkatnya kasus Covid- 19 saat ini,  sebenarnya kedua negara. RI dan PNG sudah sepakat  bersama agar tidak ada lagi aktivitas ekonomi antar kedua negara. “Bahkan untuk jalur-jalur nonformal juga kami sepakati, kedua negara untuk masing-masing menjaga ketat akses tersebut, namun sampai saat ini memang masih ada masyarakat yang menggunakan jalur non formal,” katanya kepada Cenderawasih Pos, Senin (14/2) kemarin.

   Suzana Wanggai lebih lanjut mengatakanb ahwa kedua negara sebelumnya  telah menyepakati bahwa akan membuat SOP pertemuan kedua negara, terkait dengan isu-isu perbatasan dalam pertemuan tersebut yang dilakukan pada 6 Desember.

  Dimana kedua negara sudah menyepakati  akan membuat SOP untuk membuka pintu perbatasan secara resmi tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan sebaik mungkin. “Namun dengan kondisi peningkatan kasus Covid-19  yang terus meningkat saat ini maka rencana tersebut tidak dilakukan,” jelasnya.

   Pihaknya berharap bahwa ke depan akan dilakukan pertemuan kembali dengan pihak Pemerintahan PNG untuk membuka akses resmi jalur perbatasan agar masyarakat PNG yang datang ke Indonesia maupun Indonesia ke PNG  bisa melalui jalur resmi. “Hal ini guna menghindari, aktivitas ilegal yang terjadi di perbatasan karena jalur resmi ditutup sampai saat ini,” pungkasnya. (ana/tri)

newsportal

Recent Posts

Komisi IV Sayangkan Aset Terbuang Percuma

Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…

8 hours ago

Akui Peredaran Narkoba Masih Tinggi

Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…

9 hours ago

Marak Penipuan Loker Catut Nama Freeport

​Berdasarkan hasil penyelidikan awal otoritas kepolisian, pelaku melancarkan aksinya dengan skema yang terstruktur. Mereka menjanjikan…

10 hours ago

141 WNI Jalani Proses Hukum di Papua Nugini

Sebanyak 141 warga negara Indonesia (WNI) tercatat sedang menjalani proses hukum dan hukuman di Papua…

11 hours ago

Vaksin Campak Dipastikan Tersedia, Papua Selatan Siapkan Imunisasi Massal Tangani KLB

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan dr. Benedicta C. H. Rahangiar menjelaskan, koordinasi penanganan KLB…

12 hours ago

Kejagung Beberkan 12 Kasus Besar

Dalam konferensi pers di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah Indonesia (Bakom) pada Rabu (24/6), JAM Pidsus…

13 hours ago