

Protasius Lobya (FOTO: Yohana/Cepos)
JAYAPURA – Mendukung pelaksanaan visi Gubernur Papua dalam hal Papua Bangkit, Mandiri, Sejahtera yang berkeadilan melalui dunia pendidikan, Dinas Pendidikan Provinsi Papua akan melakukan berbagai perubahan, terutama dalam menanamkan budaya pembelajaran bagi anak dari usia dini.
Plt. Kadis Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Protasius Lobya menjelaskan, menanamkan budaya pembelajaran bagi anak usia dini merupakan hal yang paling penting.
Pendidikan usia dini sendiri merupakan sebuah program intervensi yang menjadi kewenangan kabupaten/kota.
“Kebetulan saya sebagai Ketua Pokja Provinsi Papua, sehingga saya miliki tugas mengembangkan PAUD. Termasuk mengadvokasi Ibu Bupati/wali kota dan teman-teman di kabupaten/kota terkait pentingnya pendidikan anak usia dini untuk mempersiapkan anak masuk kejenjang masuk SD,”ujarnya kepada Cenderawasih Pos, Jumat (10/9).
Diakuinya, pendidikan usia dini merupakan hal yang sangat penting, sehingga ketika anak masuk pendidikan di bangku SD, tidak ditemukan banyak anak-anak yang putus sekolah.
“Kalau dilihat angka putus sekolah, paling banyak terdapat pada anak usia SD kelas 1-3. Ini yang memicu meningkatnya angka buta aksara di Papua. Kegagalan pendidikan formal berdampak pada angka buta aksara,” terangnya.
Ditambahkan, selain fokus pada pendidikan usia dini, kesiapan SMA dan SMK juga barus diperhatikan guna mempersiapkan diri dalam menghadapi pendidikan yang lebih tinggi maupun dunia kerja. (ana/ary)
Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…
Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…
Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…
Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…
Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…
Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…