“Karena situasi daerahnya yang terluar, tentu kami membuat mitigasi terlebih dahulu dengan jajaran KPU kabupaten/kota agar dalam distribusinya berjalan lancar,” terangnya.
Ia mengatakan pendistribusian logistik pemilu di beberapa daerah 3T di Provinsi Papua akan dilakukan berbagai pertimbangan mengingat topografi di setiap wilayah berbeda-beda.
Salah satu contoh kata ketua KPU itu adalah Kabupaten Keerom. Sebutnya di kabupaten tersebut akan ada beberapa distrik yang mengalami kesulitan dalam pendistribusian logistik Pemilu.
Adapun pendistribusian logistik tersebut dilakukan mengunakan transportasi darah, sungai hingga udara kemudian di lanjutkan jalan kaki (Jika tidak ada jalan darat). Pendistribusian ini juga dikawal ketat oleh aparat Kepolisian hingga TNI.
“Sudah kami mitigasi dan kami petakan agar KPU kabupaten/kota sejak awal agar pelaksanaan PSU pada, 6 Agustus 2025 mendatang berjalan dengan lancar,” pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Sejak April 2025, rumah sakit milik Pemerintah Kota Jayapura tersebut menjalankan Program Jaminan Direktur,…
Hanya berselang 15 menit setelah insiden, Tim Babat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika yang…
Kajati Papua Jefferdian mengatakan, pertemuan tersebut merupakan agenda silaturahmi yang secara rutin dilakukan secara bergantian…
Peninjauan meliputi akses jalan menuju kawasan pusat pemerintahan Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Selatan hingga…
enghubung Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia Wilayah Papua secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap penguatan…
Informasi yang diperoleh menyebutkan sekitar 18 ABK berada di tiga kapal tersebut. Dari laporan sementara,…