Categories: PAPUA TENGAH

Tak Terpengaruh Kemenhub, Penerbangan di Papua Tetap Ditutup

Klemen Tinal, SE.,MM ( foto: gratianus silas/cepos)

JAYAPURA- Dengan perpanjangan status tanggap darurat Covid-19 di Provinsi Papua, maka secara otomatis pembatasan penerbangan dan pelayaran khusus penumpang dari dan ke Papua juga masih terus berlanjut.

 Di sisi lain, Menteri Perhubungan RI diketahui mengambil langkah untuk membuka kembali penerbangan penumpang. Menyikapi hal tersebut, Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, SE., MM., menyebutkan kebijakan Menhub itu bersifat umum yang dapat diinterpretasikan secara khusus pemerintah daerah dengan mengacu pada kondisi objektif di daerah.

“Kalau menteri ingin buka penerbangan, itu kebijakan pusat. Kebijakan itu bersifat umum. Nanti kita sebagai wakil pemerintah pusat di daerah yang akan menerjemahkan itu sesuai dengan kondisi objektif di daerah masing-masing,” ujar Klemen Tinal, SE., MM., kepada wartawan, Sabtu (9/5) kemarin.

 Untuk di Provinsi Papua, Wagub Tinal mengaku bahwa membuka penerbangan penumpang belum dapat dilakukan. Sebaliknya, penerbangan untuk barang tetap dapat dilakukan seperti yang telah berjalan saat ini. 

 “Untuk penumpang atau orang belum bisa karena angka kasus Covid-19 di Papua terus meningkat, di mana rata-rata di tiga minggu terakhir ini bertambah 10 kasus per hari. Terlebih mengingat bahwa riwayat penyebaran Covid di Papua itu berasal dari daerah luar, baik klaster Jawa Barat maupun Gowa, serta adapula yang tertular karena datang dari daerah terdampak,” tambahnya.

 Lanjutnya, tidak ada kasus penyebaran Covid 19 yang tiba-tiba muncul di Papua. Sebaliknya, kasusnya dari luar dan menyebar di Papua. Oleh karena fakta tersebut, membuka kembali penerbangan penumbang belum dapat diterima. Artinya, kalau penerbangan kembali dibuka untuk membawa barang-barang, peralatan kesehatan, APD dan Bansos tidak masalah. 

“Tapi kami belum bisa menerima masyarakat sipil yang tidak punya kepentingan di Papua. Untuk sementara kami belum bisa izinkan demi kebaikan masyarakat di Papua,’’tandasnya. (gr/ary)

newsportal

Recent Posts

Gencarkan Pemetaan JABI, Masyarakat Diminta Tidak Lepasliarkan Ikan Asing

Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBKHIT) Papua memberikan perhatian serius terhadap isu masuknya…

2 hours ago

Tiga Penyakit Mematikan Ancam Warga Papua

Akademi Teknologi Laboratorium Medik Papua menyoroti tingginya ancaman tiga penyakit berbahaya di Papua, yakni malaria,…

6 hours ago

Ratusan Bangunan dan Kendaraan Terbakar

   Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.IK saat memimpin pendataan kerugian material…

7 hours ago

17 Tersangka Diproses, 2 Lainnya Diselesaikan Lewat RJ

Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…

8 hours ago

TNI Bantah Terlibat Ledakan di Halaman Gereja

Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…

9 hours ago

Bupati Intan Jaya Minta TNI/Polri dan TPNPB Tidak Korbankan Warga Sipil

Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…

10 hours ago