

Muhammad Musa’ad ( FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Muhammad Musa’ad ingatkan pedagang, pengecer dan distributor untuk tidak melakukan penimbunan.
“Jangan sesekali berspekulasi melakukan penimbunan, karena itu akan dipantau langsung oleh Satgas Pangan,”Tegas Musa’ad Rabu (7/12) lalu.
Disampaikan Musa’ad, Pemerintah Provinsi Papua akan terus berkolaborasi dengan semua pihak untuk memastikan stok harus tersedia, jika stoknya tidak ada akan digelar operasi pasar murah dan lainnya.
“Juga memastikan jangan ada yang main main atau melakukan penimbunan, sebab itu akan berhubungan dengan Satgas Pangan,”Ucapnya.
Selain itu kata Musa’ad, harga harus tetap dikendalikan yakni Harga Enceran Tertinggi (HET). Tidak boleh melampaui itu, dan yang terpenting selalu membangun komunikasi yang konstruktif.
“Perlunya juga sosialisasi ke masyarakat agar tidak terjadi panic buying. Warga tidak usah ramai ramai pergi belanja di toko barang karena semua barang tersedia dan stoknya aman,” ucapnya.
Musa’ad juga menyampaikan bahwa angka Inflasi di Papua menurun drastis dari 7,6 kini menjadi 4,6.
“Dengan penurunan tersebut, kita akan terus berkolaborasi dengan semua pihak guna memastikan stok Bahan Pokok (Bapok) jelan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tersedia,” Pungkasnya. (fia/gin)
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…
Kementrian dalam negeri menugaskan pemprov Papua Pegunungan dan Pemkab Jayawijaya untuk segera untuk menyiapkan langkah…
Penyidik Satuan Reserse Narkoba Polresta Jayapura Kota memusnahkan barang bukti narkotika golongan I jenis sabu…
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, rencana persiapan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam rangka panen…