

Muhammad Musa’ad (FOTO: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Asisten II Setda Papua, Muhammad Musa’ad berharap 17 Agustus menjadi momentum baik dan meninggalkan semua perbedaan.
“Kita tunjukan kebersamaan kita untuk menjadi sinergi untuk kebangkitan, kemandirian, kesejahteraan dan keadilan Papua,” kata Musa’ad kepada wartawan di Jayapura, Senin (1/8) kemarin.
Disinggung soal bagaiman Provinsi Papua memaknai perjuangan kemerdekaan dalam konteks perjuangan Papua Bangkit dan lebih kuat, Musa’ad menyampaikan sedari awal Gubernur Papua Lukas Enembe sejak dua periode visinya tidak lepas dari kata bangkit.
“Kebangkitan menjadi penting, kita tidak boleh kalah dengan berbagai dinamika yang terjadi. Pemerintah harus kuat, pemerintah harus melaksanakan tugasnya, pemerintah harus semakin berada di tengah tengah masyarakat itu yang diharapkan,”Ungkap Musa’ad.
Ia berharap ini menjadi momentum, sebab tahun tahun sebelumnya sudah dikagetkan dengan Covid. Maka ini saatnya pemulihan, karena tidak hanya kesehatan yang dipulihakan melainkan ekonomi juga mengalami sedikit ganggaun, kemudian distribusi bahan logistik yang juga mengalami ganggaun.
“Harus dipulihkan, dengan begitu diharapkan kebangkitan itu bisa lebih cepat kita wujud nyatakan,” pungkasnya. (fia/gin)
Meski sama-sama gagal melangkah ke final, duel ini diprediksi tetap berlangsung sengit. Prancis ingin menutup…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar mengoptimalkan penggunaan…
Aksi ini dilakukan pasca-sidang lanjutan gugatan terhadap Bupati Merauke terkait rencana pembangunan jalan akses…
Sejumlah pejabat teras Polri turut mendampingi Fadil, di antaranya Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol.…
Menurut Setyo, pendekatan pencegahan menjadi prioritas utama karena dinilai lebih efektif dalam membangun tata…
Kepala Karantina Papua Tengah Anton Panji Mahendra mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai bagian dari tugas Barantin…