

Pemain Persewar Waropen saat melakukan latihan di Stadion Mandala Jayapura pada Senin (30/10) lalu. (foto:Eryck / Cepos)
PSBS Kantongi Kelemahan Persewar
JAYAPURA – Pertarungan derby Persewar Waropen dengan tamunya PSBS Biak dalam lanjutan kompetisi Liga 2 2023/2024 pada 3 November bakal berjalan sengit. Persewar akan mengusung misi balas dendam setelah menelan kekalahan 3-0 di kandang PSBS pada putaran pertama.
Kini, giliran Persewar yang bertindak sebagai tuan rumah. Tim asuhan Eduard Ivakdalam itu bertekad untuk mengandaskan PSBS di Stadion Mandala dalam laga bertajuk derby Papua itu.
“Kami sudah melakukan persiapan untuk mematangkan tim kami untuk menghadapi Biak pada 3 November besok. Kemarin di Biak kami dikalahkan dengan cukup telak dengan skor 3-0, jadi pasti di sini saya dengan pasukan tidak mau kalah dan akan kita balas,” ungkap Eduard Ivakdalam kepada Cenderawasih Pos, Selasa (31/10).
Di atas kertas, materi kedua tim memang jauh berbeda. PSBS merupakan tim bertabur bintang dengan dihuni 2 pemain asing dan 3 pemain naturalisasi. Tim berjuluk Napi Bongkar itu juga dihuni beberapa pemain jempolan.
Sebaliknya, Persewar musim ini murni diperkuat pemain lokal. Alias local pride. Meski begitu, pasukan Mutiara Bakau tak boleh dipandang sebelah mata. Pada putaran pertama, Persewar berhasil menunjukkan diri mereka sebagai pesaing berat dan menempati peringkat 3 dengan koleksi 8 poin.
Apalagi penggawa Mutiara Bakau memiliki motivasi besar untuk mengalahkan PSBS di kandang. Mereka ingin menunjukkan, meski tanpa pemain asing dan naturalisasi tapi bisa mengalahkan tim sekelas PSBS.
“Meski kita bermaterikan pemain lokal, tapi kita mau tunjukkan bahwa kita kita punya kualitas baik. Sehingga besok ini ajang gengsi pemain lokal dengan tim bertabur bintang,” ujar Edu sapaan akrabnya.
Page: 1 2
Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk deteksi dini guna mengantisipasi maraknya upaya penyelundupan barang…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kelurahan…
Ketergantungan warga terhadap pertanian subsisten membuat kerusakan tanaman holtikultura berpotensi mengganggu ketersediaan pangan keluarga
Abisai mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura saat ini masih melakukan berbagai upaya dan pembahasan terkait…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Axel Panggabean mengatakan,…
Bupati menegaskan jika, mereka baru juga diangkat CASN masih ada langkah selanjutnya yang harus diikuti…