

Jorge Martin (tengah) meraih kemenangan di GP Thailand. Disusul Francesco Bagnaia (kanan) di posisi kedua dan Brad Binder di urutan ketiga. (WILLIAM WEST / AFP)
BALAPAN utama MotoGP Thailand berlangsung supersengit. Duel terjadi antara Jorge Martin (Pramac) dan Brad Binder (KTM) yang tampil sangar.
Pertarungan tersebut semakin panas karena Francesco Bagnaia (Ducati) yang terus membayangi di belakangnya. Binder yang finis kedua harus terkena penalti turun satu posisi karena melewati track limit.
Dengan demikian, Binder turun ke posisi ketiga. Sementara Bagnaia naik ke podium kedua.
Jalan Bagnaia bertarung dengan posisi terdepan terbuka lebar setelah Alex Marquez mengalami crash di tikungan 10 lap ke-13.
Saat itu, adik Marc Marquez itu berada di posisi ketiga. Ketika balapan kurang 7 lap lagi, Binder berhasil merebut posisi pimpinan balapan dengan menyalip Martin.
Namun, hanya berselang satu tikungan Martin kembali mengambil alih posisi terdepan. Duel siku dengan siku terjadi di lap 19-20 antara Martin dan Binder.
Dengan kondisi tersebut, Bagnaia mengambil keuntungan dan merangsek ke depan.
Di lap 21 Binder merebut lagi posisi terdepan. Namun, sejumlah duel lagi-lagi terjadi. Termasuk saat Bagnaia mencoba menyalip dua rider di depannya sekaligus dari luar tikungan.
Namun, upaya itu gagal. Di lap 25, Martin kembali memimpin lomba. Di lap terakhir, pertarungan terjadi antara tiga rider.
Keluar dari tikungan terakhir, Binder yang mencoba bertahan dari tekanan Bagnaia terdorong keluar lintasan, melewati bagian berwarna hijau.
Di sanalah penalti dijatuhkan. (*)
Sumber: Jawapos
“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…
Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…
LBH Papua menilai operasi penyisiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai setelah peristiwa tersebut…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan,melalui Kasat Lantas Polres Jayapura AKP Robertus Rengil menjelaskan korban…
Lagi-lagi Kantor Distrik Sentani di palang oleh pemilik hak ulayat,mereka menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura harus…
Perkara yang menyeret mantan Bendahara SMA Negeri 4 Jayapura Parmi Milka Mugiutomo, sebagai terdakwa utama…