

Tim dance SMA YPPK ASISI Sentani saat tampil dalam Roadshow Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Papua beberapa waktu lalu. (foto:Erianto / Cepos)
JAYAPURA – Atmosfir Honda DLB With Kopi Good Day Papua mulai memanas. Puluhan tim dance akan saling unjuk kebolehan dalam Azarine DBL Dance Competition 2026 Papua. Semua sekolah mengusung misi besar best five dan juara. Berbeda dengan tahun sebelumnya, Azarine DBL Dance Competition tahun ini mengusung tema yang lebih segar yakni “Shine Like a Star”.
PIC Honda DBL Papua, Dedy Marfianto dalam technical meeting (TM) menyampaikan beberapa regulasi mulai dari kostum, penjurian, musik yang digunakan serta hal teknis lainnya. Dedy berharap para peserta bisa memahami aturan dengan baik agar tidak terdiskualifikasi. Untuk penjurian, Dedy mengaku menggunakan juri dari dance profesional, juri tamu dan DBL Indonesia.
“Kriteria penilaian, eksplorasi tema 40% (konsep dan alur cerita yang diangkat), koreografi 40% (tingkat kesulitan, kekompakan, skill dance, dan power serta appearance 20% (kostum, properti, dan make up),” ungkap Dedy dalam technical meeting di Aula Graha Pena Papua, Minggu (25/1).
Page: 1 2
Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…
Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…
Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…
Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…
Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…