

Oktovianus F. Itlay berfoto dengan pengurus dan pelatih NPCI Papua usia UPP di Stadion Sriwedari Solo, Jumat (11/10) kemarin. (foto:Erianto / Cenderawasih Pos)
SOLO – Tiga atlet NPCI Papua berhasil memecahkan tiga rekor nasional di Peparnas XVII Solo – Jawa Tengah 2024. Tiga rekor itu terpecahkan pada hari kelima atau Jumat (11/10) dari para atletik dan para renang.
Dari para atletik tercipta dua rekor nasional lewat lempar cakram dicatatkan oleh Ani Yikwa klasifikasi F55. Selain meraih medali emas, dia juga berhasil mencatatkan lemparan 15,20 meter. Memecahkan rekor sebelumnya dengan catatan 15,10 meter.
Kemudian rekor nasional kedua dipecahkan Oktovianus F. Itlay lewat Lempar Lembing F55 putra. Dia berhasil mencatatkan lemparan sejauh 22,35 meter. Mengalahkan rekor sebelumnya yang hanya 20,19 meter.
Rekor ketiga hadir dari cabor para renang, De Jhon Waromi mencatatkan namanya sebagai pemegang rekor nasiona usai menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 1 menit 12,91 detik. Rekor sebelumnya dipegang oleh Manaser Numberi di Peparnas Papua 2021 dengan catatan waktu 1 menit 20,18 detik.
Jhon berharap dengan capaian ini dirinya bisa mendapatkan kesempatan tampil pada ASEAN Para Games 2025 dan membawa bendera Merah Putih berkibar di kancah internasional.
“Dengan keberhasilan memecahkan rekor di Peparnas ini, saya berharap ke depannya bisa mendapatkan panggilan pelatnas. Saya sangat ingin membela Indonesia di ASEAN Para Games 2025. Saya ingin mempersembahkan medali emas,” ungkap Jhon.
Page: 1 2
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…