

Para pelatih SSD, pelatih futsal, pelatih galanita dan pengurus sepakbola ketika memberikan keterangan pers di Hotel Suny Abepura, Rabu (29/4). Tim ini sepakat untuk mendukung Matius Fakhiri dalam bursa Ketua PSSI Provinsi Papua. (foto:Gamel Cepos)
JAYAPURA – Bursa pemilihan Ketua PSSI Provinsi Papua yang jadwal pendaftarannya bakal dimulai hari ini (Kamis,30/4) dipastikan bakal ramai. Beberapa nama yang sempat muncul dalam seleksi yakni Kamasan Jack Komboy, Abisai Rollo, Matius Fakhiri dan Mesack Manibor. Para kandidat ini dikabarkan mulai menyiapkan berkas dan juga strategi untuk bisa mendapat dukungan dari verifikasi panitia nanti.
Menariknya dalam bursa ini ada nama Matius Fakhiri yang merupakan Gubernur Papua dan juga Ketua KONI Papua. Dengan beban tanggungjawab yang sedang dijalankan, ia masih harus memikirkan dinamika sepakbola di Papua. Menariknya lagi sejumlah pelaku sepakbola di Kota Jayapura maupun Kabupaten Mamberamo, Kabupaten Jayapura maupun Keerom mulai merapatkan barisan untuk mengusung mantan jenderal itu.
“Mencermati perkembangan dan dinamika yang terjadi di Papua saat ini terkait proses suksesi kepemimpinan di PSSI Papua, kami para pembina sekolah sepakbola (SSB) di Jayapura dan sekitarnya kami dari Yayasan Liga Topskor Papua merasa perlu untuk menyatakan apa yang selama ini kami rasakan dalam melaksanakan segala aktifitas pembinaan pemain usia dini,” ungkap Guntur Lukas Tjoe, Ketua Yayasan Liga Topskor Papua di Hotel Sunny Abepura, Rabu (29/4).
Sebelumnya kata Guntur pihaknya melakukan coffee morning bersama beberapa para pembina dan pelatih Sekolah Sepakbola (SSB). Namun informasi ini sempat tersebar dan ternyata puluhan club justru ikut bergabung dan menghadiri pertemuan tersebut. Disini kata Guntur disepakati bahwa ada mimpi bersama untuk memajukan dunia sepakbola di Papua.
Jika selama ini Papua disebut sebagai gudangnya atlet sepakbola maka hal ini harus dibarengi dengan komitmen dan tindakan. “Diskusi kami menyepakati bahwa harus ada iklim pembinaan usia dini yang teratur dan berkwalitas sehingga mampu melahirkan talenta talenta muda Papua untuk mengangkat setinggi tingginya harkat dan martabat tanah Papua melalui sepakbola,” ujar Guntur didampingi puluhan pelatih sepakbola, pelatih futsal termasuk galanita. Ia juga mengaku senang karena ternyata ada suara serupa dari Mamberamo. “Tadi teman-teman dari Mamberamo juga turun hadir,” puji Guntur.
Udang Selingkuh Wamena adalah lobster air tawar endemis Papua yang secara ilmiah termasuk dalam Cherax…
Dialog tersebut mengusung tema "Generasi Muda, Identitas, dan Realitas Sosial. Wagub Paskalis mengemukakan banyak masyarakat…
Medical Klinik pertama milik orang asli Papua kini hadir di Merauke seiring dengan peresmian dan…
Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai,…
Ramainya perbincangan warganet di media sosial terkait rencana kehadiran Bajaj di Papua mendapat tanggapan dari…
Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Pegunungan meminta maaf kepada keluarga korban dan korban terdampak…