

Pemain Persewar Waropen saat melakukan latihan di Stadion Mandala Jayapura beberapa waktu lalu.( FOTO: Eryck/Cepos)
JAYAPURA – Asprov PSSI Papua memutuskan untuk menyelesaikan pertandingan kompetisi Liga 3 2022. Keputusan tersebut dikeluarkan setelah Asprov PSSI Papua melakukan manajer meeting bersama para kontestan Liga 3 Papua di GOR Waringin, Rabu (18/1).
Kompetisi Liga 3 Papua sendiri vakum cukup lama pasca tragedi Kanjuruhan Malang. Kasta sepak bola ketiga tanah air itu juga ikut distop bersama kompetisi Liga 1 dan Liga 2. Per tanggal 16 Januari lalu, PSSI Pusat akhirnya memberikan kejelasan soal kompetisi Liga 3. Dimana diketahui dalam surat PSSI nomor 253/UDN/205/2023 menuliskan kompetisi Liga 3 putaran nasional 2022/2023 tidak dilaksanakan.
Namun Asprov PSSI yang telah dan sedang melaksanakan putaran provinsi Liga 3 musim ini tetap akan mendapatkan kuota lolos ke putaran nasional sesuai dengan hasil dan perhitungan koefisien yang berlaku secara keseluruhan dan selanjutnya akan diberikan rekomendasi untuk mendapatkan kuota pada putaran nasional Liga 3 musim yang akan datang.
Nantinya, tim yang dinyatakan lolos ke babak nasional akan digelar pada putaran Liga 3 musim 2023. Hal ini yang mendasari Asprov PSSI Papua untuk bisa melanjutkan pertandingan sisa Liga 3 Papua.
“Kurang lebih 4 bulan terhenti dan tadi (rabu-red) telah kita kumpulkan tim perserta, dari 7 tim yang hadir hanya 6 tim. Persidafon tidak hadir kita masih menunggu informasi, apakah mereka ikut atau mengundurkan diri dari Liga 3 kita masih menunggu, tapi Liga 3 tetap kita selesaikan,” ungkap Ketua Asprov PSSI Papua, Benhur Tomi Mano.
Pria yang sangat akrab disapa BTM itu menyebutkan bahwa Asprov Papua juga sudah melakukan komunikasi dengan Polda Papua dan Polresta Jayapura Kota terkait izin pelaksanaan kompetisi Liga 3.
“Mereka mengizinkan bahwa Liga 3 dapat dilaksanakan, dan kompetisi Liga 3 kuta lanjutkan tanpa penonton,” ujarnya.
Dia menuturkan bila kompetisi Liga 3 Papua kini hanya menyisakan 10 pertandingan. Dan seluruh pertandingan sisa digelar di Stadion Mandala Jayapura pada 25 Januari – 3 Februari.
“Seluruh pertandingan kita pusatkan di Stadion Mandala. Kami sudah siapkan seluruh perangkat pertandingan mulai dari sisi keamanan dan kesehatan,” ucapnya.
Mantan Wali Kota Jayapura dua periode itu membeberkan jika nantinya jatah kuota lolos ke babak nasional hanya dimiliki oleh satu tim, yakni sang juara zona Papua. (eri/nat)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…