

JAYAPURA-Tim promosi Liga 2, Persewar Waropen kini intens berbenah jelang kick off pada 22 Juni 2019. Pada laga perdana, tim berjuluk Mutiara Bakau ini akan bertandang ke markas tuan rumah Persatu Tuban.
Meski pendatang baru pada kompetisi Liga 2, namun tidak membuat gentar anak-anak asuhan Carolino Ivakdalam itu. Justru, tim asal Bumi Cenderawasih itu optimis bisa bersaing dengan kontestan lainnya.
Pelatih Kepala Persewar Waropen, Carolino Ivakdalam tidak memandang sebelah mata tim lawan.
“Target kita sama dengan target Liga 3, kami tidak muluk-muluk untuk target juara, karena semua tim memiliki kesempatan yang sama. Saya hanya melihat dengan materi dan persiapan yang kami lakukan, peluang lolos ke Liga 1 ada, dan jika Tuhan berkehendak, kita akan lolos ke Liga 1,” ungkap pria yang akrab disapa Ino itu kepada Cenderawasih Pos saat dihubungi via telepon selulernya, Selasa (11/6) kemarin.
Mantan pemain Persipura ini juga menuturkan, selama mengikuti TC di Kota Pasuruan, Jawa Timur, ia sudah menemukan kerangka dan strategi yang akan diterapkan kepada pemainnya selama mengarungi kompetisi Liga 2 2019.
“Kerangka formasi yang akan kita gunakan itu ada 4-4-2, 4-3-3 dan 4-1-4-1. Jadi kita sudah siapkan tiga formasi, kita tidak hanya fokus pada satu formasi saja, dan pemain semua sudah bisa menjalankan strategi itu, baik dalam menyerang dan bertahan,” ujarnya.
Saat ini, Persewar sudah melakoni dua kali ujicoba sesama kontestan Liga 2, imbang 1-1 saat bersua PSCS Cilacap dan menang 1-0 atas Persik Kediri. Persewar kembali dijadwalkan melakoni laga ujicoba kontra tim sepak bola PON Jawa Timur pada 15 Juni, sekaligus sebagai evaluasi akhir.
Persewar Waropen memilih homebase di Kota Pasuruan, Jawa Timur. “Nanti kita lihat di putaran kedua, apakah kita di Papua atau tidak, soalnya kita kembail pada kondisi keuangan kita, selain itu semua fasilitas olahraga di Papua juga akan direvnovasi untuk PON dan kita mendukung itu,” jelasnya.
Sekadar diketahui, pada putaran pertama Persewar akan mendaftarkan 25 pemain, dengan memiliki nama-nama beken seperti, Oktovianus Maniani, Fiktor Pae, Marco Kabiay, dan Boas Isir. (eri/tho)
Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…
Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…
Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…
Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…
Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…