

Sejumlah anak-anak sekolah Futsal Wahno turut menyaksikan launching Sekolah Futsal Wahno yang dilakukan langsung oleh Presiden Klub Mathias B. Mano bersama Wakil Ketua Asosiasi Futsal papua, Edi Way, di lapangan Futsal whano Kotaraja, Jumat (30/6).(Foto: Robert Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Sekolah Futsal Wahno akhirnya dilaunching, Jumat (30/6). Launching sekolah futsal itu dilakukan langsung oleh Presiden Klub Mathias B. Mano bersama Wakil Ketua Asosiasi Futsal Papua, Edi Way, di lapangan Futsal whano Kotaraja, Jumat (30/6), sore.
Mathias B. Mano mengatakan, sekolah itu sudah didirikan sejak tahun 2021 lalu. Pihaknya sengaja
membentuk sekolah itu, sebagai wadah untuk menjaring minat dan bakat dari para generasi muda Papua.
“Untuk menyalurkan minat dan bakat dari anak-anak yang ada di sekitar wilayah kita. Kebetulan kami ada di wilayah Wahno, ya punya klub Futsal Wahno. Kita coba untuk bagaimana membuka sekolah ini supaya anak-anak muda ini, anak-anak kecil ini, energinya itu bisa terserap ataupun bisa disalurkan kepada hal-hal yang positif,” kata Mathias B. Mano usai launching.
Pihaknya berharap, kehadiran sekolah itu, anak-anak yang masuk dalam kategori usia 13 sampai 16 tahun, mempunyai energi positif. Apalagi Kota Jayapura ini bertumbuh dengan cepat, perubahan terjadi begitu cepat dan banyak hal yang negatif yang masuk ke kota ini. Ada miras, narkoba, ini sangat rentan sekali. Bukan hanya orang dewasa bahkan dari anak-anak kecil pun juga sudah mulai disusupi dengan hal-hal negatif.
“Maka kita memulai untuk membuka sekolah ini sebagai wadah untuk menyalurkan minat dan bakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Asosiasi Futsal Papua, Edi Way mengapresiasi kehadiran sekolah Futsal tersebut.
“Saya coba ikuti tren futsal mungkin ini baru pertama kali ada di Provinsi Papua dan juga pertama kali di kota Jayapura bahwa ini contoh satu contoh yang baik sekali contoh yang luar biasa yang perlu dicontohi oleh semua yang bersemangat menaruh perhatian terhadap perkembangan futsal kita,” tutupnya.(roy/nat)
Selain capaian akademik, pihak sekolah juga mencatat tingkat retensi siswa yang sempurna. Hingga saat…
Kunjungan Menteri Dalam Negeri ke Kampung Mosso dilakukan untuk meninjau langsung pelaksanaan program yang…
Mendagri Tito Karnavian mengungkapkan bahwa kawasan Dok IX Tanjung Ria masih membutuhkan perhatian serius…
Bima Arya menilai penanganan kawasan Sungai Anafre tidak cukup hanya melalui kegiatan pembersihan rutin.…
Menteri Dalam Negeri menyoroti masih tingginya angka masyarakat di Papua yang belum memiliki rumah maupun…
Situasi tersebut membuat laga ini menjadi sangat krusial. Brasil hanya membutuhkan hasil imbang untuk menjaga…