

Plt. RSUD Jayapura, Andreas Pekey (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA-Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jayapura kembali merawat bayi yang ditinggalkan orang tuanya usai persalinan. Kejadian ini bukan pertama kali. Sepanjang tahun 2025, tercatat empat hingga lima kasus serupa terjadi, di mana bayi yang baru lahir tidak dijemput keluarga dan harus dirawat pihak rumah sakit dalam waktu lama.
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025. Bayi perempuan yang dilahirkan tersebut hingga kini masih berada di ruang perawatan bayi karena orang tuanya belum kembali mengambil anaknya.
“Bayi perempuan itu sampai sekarang masih berada di ruang bayi RSUD Jayapura. Kami tetap merawat dan memberikan pelayanan sambil menunggu kejelasan dari pihak keluarga,” kata Andreas saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (29/1).
Menurutnya, rumah sakit tetap bertanggung jawab memenuhi kebutuhan bayi selama berada dalam perawatan, mulai dari makanan, pakaian, popok hingga pelayanan medis. Dalam beberapa kasus sebelumnya, bayi bahkan dirawat hingga berbulan-bulan.
Dikatakan, persoalan biaya kerap menjadi kendala. Tagihan perawatan yang membengkak membuat sebagian keluarga tidak mampu menebus biaya rumah sakit sehingga memilih meninggalkan bayi tersebut.
“Pernah ada kasus sampai tiga bulan dirawat, tagihannya bisa mencapai Rp95 juta. Namun kami sering memberikan toleransi, bahkan menggratiskan biaya jika keluarga benar-benar tidak mampu,” katanya.
Page: 1 2
Persipura yang bertindak sebagai tuan rumah dipastikan mendapatkan dukungan penuh dari suporter mereka yang akan…
Polsek Kurulu saat ini mulai melakukan pendalaman terhadap dugaan kasus pembunuhan yang berujung pada penganiayaan…
Owen berharap siapapun yang terpilih nantinya bisa meningkatkan prestasi sepakbola Papua. Saat ini, Komite Pemilihan…
Manajemen Persipura Jayapura dipastikan tidak menjual tiket sesuai kapasitas maksimal Stadion Lukas Enembe pada laga…
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pendukung…
Menurut keterangan resminya diterima media ini, Senin (4/5/2016) sore, Direktur Akademi PFA, Coach Wolfgang Pikal,…