Andreas menegaskan, kondisi bayi yang saat ini dirawat dalam keadaan baik dan stabil. Sementara identitas dan keberadaan orang tua bayi belum diketahui. Untuk penanganan lebih lanjut, RSUD Jayapura telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial guna mencari solusi terbaik bagi masa depan bayi tersebut. Proses penanganan, termasuk kemungkinan adopsi, dipastikan mengikuti aturan yang berlaku.
“Biasanya Dinas Sosial membantu mencarikan keluarga. Jika ada proses adopsi, semuanya harus sesuai prosedur hukum. Kami juga memiliki tim internal untuk memastikan hak anak tetap terlindungi,” ujarnya.
Ia berharap kasus bayi yang ditinggalkan orang tua tidak terus berulang, karena selain berdampak pada kondisi psikologis anak, juga menjadi beban sosial dan kemanusiaan yang harus ditanggung bersama. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Topografi Kota Jayapura yang unik diapit oleh gugusan perbukitan curam dan bentangan pesisir pantai membuat…
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Jacleana Joku berharap pengusaha di Papua memanfaatkan peluang…
-Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri meminta para bupati dan wali kota tidak menyerahkan agenda penting…
Kepala Bagian Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Cabang Jayapura Dian Novita, mengatakan ketentuan…
Gubernur Papua Matius D Fakhiri di Jayapura, Rabu, mengatakan Kartu KASIH disiapkan untuk memastikan…
Pertama, masalah penerangan atau lampu di dalam los-los pasar yang mati. Kedua, yang paling…