Categories: NASIONAL

Gelombang Protes “No Kings” di AS Meledak

Kebijakan Trump dan Perang Iran vs Israel Picu Kemarahan

JAKARTA – Aksi demonstrasi bertajuk “No Kings” kembali berlangsung di berbagai kota di Amerika Serikat pada Sabtu (28/3), menandai gelombang ketiga protes nasional yang menentang kebijakan Presiden Donald Trump. Para peserta turun ke jalan untuk mengecam kebijakan deportasi imigran, keterlibatan dalam konflik Iran, serta sejumlah kebijakan lain yang dinilai kontroversial.

Seperti dilansir dari Reuters, Minggu (29/3), lebih dari 3.200 aksi direncanakan di seluruh 50 negara bagian. Menariknya, sekitar dua pertiga kegiatan justru berlangsung di kota-kota kecil, meningkat hampir 40 persen dibanding mobilisasi pertama pada Juni tahun lalu. Aksi besar tercatat di sejumlah kota utama seperti New York City, Dallas, Philadelphia, dan Washington.

Di Minnesota, yang menjadi salah satu pusat kebijakan imigrasi Trump, demonstrasi besar digelar di depan gedung DPR negara bagian di Saint Paul. Sejumlah peserta membawa poster bergambar Renee Good dan Alex Pretti, warga AS yang tewas dalam penindakan petugas imigrasi federal di Minneapolis tahun ini.

Gubernur Minnesota, Tim Walz, menyebut para demonstran sebagai representasi nilai-nilai terbaik Amerika. “Mereka menyebut kami radikal. Anda benar sekali, kami telah diradikalisasi – diradikalisasi oleh belas kasih, diradikalisasi oleh kesopanan, diradikalisasi oleh proses hukum yang adil, diradikalisasi oleh demokrasi, dan diradikalisasi untuk melakukan semua yang kami bisa untuk menentang otoritarianisme,” kata Walz.

Sementara itu, Senator AS Bernie Sanders juga hadir dan menyuarakan penolakan terhadap arah kebijakan negara. “Kita tidak akan membiarkan negara ini jatuh ke dalam otoritarianisme atau oligarki di Amerika,” kata Sanders. Di sisi lain, Komite Kongres Republik Nasional mengkritik aksi tersebut dan menyebutnya sebagai demonstrasi yang sarat kepentingan politik.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Hari Kedua Pencarian, 4 Nelayan Hilang Kontak di Perairan Atuka Belum Ditemukan

Menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) 600 PK, tim menyisir perairan Puriri sejauh 11 mil laut…

17 hours ago

PNG Semakin Perberat Hukuman bagi Nelayan Indonesia

Rekianus mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Port Moresby…

17 hours ago

Kasus Penipuan Loker di Mimika, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika menetapkan satu orang tersangka dalam kasus dugaan penipuan lowongan…

18 hours ago

BNN Mimika: Tembakau Sintetis Marak di Kalangan Pelajar

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika mencatat tren penyalahgunaan narkotika kini marak menyasar kalangan pelajar…

20 hours ago

Kemenkes Gandeng Pemprov Papeg, Buka Layanan Jantung Hingga Kanker

Kerja sama tersebut melibatkan Kementerian Kesehatan, 14 rumah sakit rujukan nasional, Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan,…

20 hours ago

Polisi Selidiki Kebakaran Rumah di Kelurahan Kelapa Lima

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Piket Satreskrim menerima laporan mengenai terbakarnya rumah milik…

21 hours ago