Categories: NASIONAL

Sejumlah Aktivis dari 150 Negara Akan Berlayar ke Gaza

JAKARTA – Sejumlah aktivis internasional kembali meluncurkan sebuah misi flotilla kemanusiaan baru bagi rakyat Palestina, dengan pelayaran ke Jalur Gaza. Misi ini dijadwalkan akan berlangsung pada April mendatang.

“Freedom and Resilience Flotilla akan berlayar dari Barcelona pada 12 April,” kata penyelenggara misi kemanusiaan tersebut, dilansir dari Antara, Kamis (26/2).

Misi flotilla terbaru itu diperkirakan akan melibatkan 100 kapal dengan aktivis yang berasal dari 150 negara. Flotilla dijadwalkan singgah di Italia, Tunisia, dan sejumlah pelabuhan lain di Laut Mediterania sebelum tiba di Gaza.

“Freedom and Resilience Flotilla” menyusul misi fllotilla bantuan kemanusiaan sebelumnya yang pada Oktober 2025 dicegat pasukan Zionis Israel.Para aktivis yang ditangkap saat itu kemudian dideportasi. Kementerian Luar Negeri Turki menyebut langkah Israel itu sebagai “tindak pembajakan” dan menegaskan serangan terhadap aktivis damai sebagai pelanggaran berat hukum internasional.

Dalam sebuah konferensi pers di Istanbul, Rabu, juru bicara aktivis Turki Dilek Tekocak menyatakan bahwa situasi kemanusiaan di Jalur Gaza masih sangat buruk meski di tengah berlakunya gencatan senjata, dengan 477 warga Palestina di wilayah tersebut tewas sepanjang periode tersebut.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

11 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

12 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

13 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

14 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

15 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

16 hours ago