Categories: NASIONAL

Prabowo-Gibran Mulai Kuatkan Koalisi dan Matangkan Program

Program Prabowo

Sementara itu, usai ditetapkan, publik mulai mengingatkan kembali janji politik Prabowo. Selama masa kampanye, Prabowo menawarkan 8 visi Asta Cita, 17 program prioritas dan 8 program quick win.

Cawapres Terpilih Gibran Rakabuming Raka mengatakan, program dan janji politik akan direalisasikan. Namun karena pelantikan masih setengah tahun lagi, pihaknya belum bisa berbicara detail.

Dalam enam bulan ke depan, pihaknya akan merumuskan kebijakan dengan mengidentifikasi masalah. “Enam bulan ke depan saya juga pengen belanja masalah sebanyak-banyaknya,” ujarnya usai menemui masyarakat Muara Baru Jakarta.

Yang jelas, dia ingin memastikan berbagai persoalan dan program bisa tertangani. Mulai dari persoalan stunting, masalah pendidikan, kesehatan dan sebagainya. “Nanti kami evaluasi lagi programnya biar lebih tepat sasaran, biar yang benar-benar menerima biar bisa menerima manfaat,” imbuhnya.

Kemudian untuk program prioritas makan gratis, walikota solo itu mengaku masih memikirkan skemanya. Baik menyangkut penerimanya, menu makanan, logistik, hingga proses distribusi.

Sementara itu, salah satu program andalan Prabowo yakni makan siang gratis mendapat wanti-wanti dari KPK. Sebab rawan korupsi. Menanggapi itu, Ketua TKN Rosan Roeslani memastikan semua program akan mengacu kepada aturan. “(Ikut) Semua aturan yang ada, semua kebijakan yang ada, sehingga ini dapet dirasakan asas manfaatnya,” ungkapnya.

Kalangan pengusaha mencermati dan menyampaikan catatannya terhadap program-program ke depan yang diusung oleh pasangan Prabowo dan Gibran. Analis Kebijakan Ekonomi Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Ajib Hamdani mengatakan yang perlu disorot termasuk di dalamnya adalah kata kunci hilirisasi.

  ”Tentu ini membutuhkan arus investasi yang besar. Dan program lainnya tentang peningkatan lapangan kerja, ini tentunya membutuhkan kualitas investasi yang lebih mampu menyerap tenaga kerja,” ujar Ajib.

Menurut dia, data empat tahun terakhir menunjukkan bahwa, dari tahun 2019 sampai tahun 2023 investasi selalu mencapai target, tetapi penyerapan tenaga kerja tidak mencapai target. ”Keputusan MK ini juga menjadi variabel pendorong arus investasi yang besar dan berkualitas,” beber Ajib.

Page: 1 2 3 4 5 6 7 8

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Terduga Maling Ayam di Tabanan Tewas Dimassa Viral di MedsosTerduga Maling Ayam di Tabanan Tewas Dimassa Viral di Medsos

Terduga Maling Ayam di Tabanan Tewas Dimassa Viral di Medsos

Amuk massa yang tak terkendali tidak hanya membuat KD meninggal dunia di lokasi kejadian akibat…

3 days ago

Berawal dari Melihat Ortu Siswa Habiskan Waktu dengan Ngobrol

Perjalanan itu dimulai sekitar akhir 2015 hingga awal 2016. Saat itu, Mamik yang masih berprofesi…

3 days ago

Pelayanan Dukcapil Diserbu Warga, Dokumen Diurus Langsung Jadi

  Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat yang memanfaatkan…

3 days ago

AS Hentikan Sementara Serangan ke Iran, Stok Amunisi Dilaporkan Sudah Menipis

Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…

3 days ago

Pemda di Papua Diminta Terapkan Lima Prinsip Dana Otsus

Ribka mengatakan reformasi tata kelola Dana Otsus yang dilakukan pemerintah telah mempercepat proses penyaluran melalui…

3 days ago

Resmi! Menpan RB Restui 9 Instansi Buka Rekrutmen CPNS 2026 via Sekolah Kedinasan

Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…

3 days ago