

Ilustrasi Tuyul
Warga Ngaku Kerap Kehilangan Uang Secara Misterius
SURABAYA – Di zaman modern seperti saat ini, ternyata masih banyak fenomena misterius yang terjadi di masyarakat. Seperti fenomena kehilangan uang secara misterius yang membuat warga Kampung Kebon Kembang RT 05 RW 05, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, resah.
Kejadian berulang tanpa jejak pencuri ini memunculkan dugaan keterlibatan makhluk gaib yang dikenal masyarakat sebagai tuyul. Sebagai bentuk protes dan peringatan, warga memasang spanduk bertuliskan pesan kepada pemilik tuyul agar tidak beraksi di wilayah mereka. Spanduk tersebut sontak menarik perhatian warga yang melintas.
Ketua RT setempat, Ade Dedi Ruhyadi, membenarkan pemasangan spanduk dilakukan atas laporan warga yang kehilangan uang berulang kali. “Ada warga yang melapor kehilangan uang sampai tiga kali dalam sehari. Karena itu kami pasang spanduk malam Jumat,” ujarnya dikutip dari Detikcom, Senin (20/4). Ade menjelaskan, jumlah uang yang hilang memang tidak besar, hanya dua hingga tiga lembar, namun kejadiannya sering terjadi.
Bahkan, beberapa warga juga melaporkan kehilangan perhiasan emas seperti gelang dan kalung. “Bahkan ada yang pasang CCTV, tapi tetap tidak ada jejak, uangnya hilang,” tambahnya. Elin, 43, pedagang cilok di kampung tersebut, mengaku sering kehilangan uang sejak akhir 2025. Uang yang disimpan di lemari kerap hilang tanpa jejak. Kini ia memilih cara unik untuk mengantisipasi. “Sekarang saya naruh uang di galon, mau Rp 50 ribu atau Rp 100 ribu. Karena kalau di dompet atau lemari tetap hilang,” katanya.
Page: 1 2
Sejak tim memulai latihan bersama, Boaz terlihat masih melakukan latihan terpisah di pinggir lapangan dan…
Takuya rencananya akan dipinjamkan ke salah satu kontestan Liga 2. Artinya Persipura mencari pengganti gelandang…
Gelandang Persipura Jayapura, Bima Ragil, dipastikan bertahan dan kembali membela tim untuk musim kompetisi Liga…
Seluruh pihak harus bersama-sama mendorong lahirnya generasi muda yang bangga terhadap identitas dan warisan…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, menegaskan tindakan menghilangkan nyawa seseorang secara sengaja merupakan…
Mewakili Rektor Uncen, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Uncen, Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si.,…