Categories: NASIONAL

Pengangkatan Karyawan SPPG Menjadi PPPK Panen Sorotan

BOGOR – Kebijakan pengangkatan karyawan dalam program SPPG menjadi tenaga PPPK memunculkan beragam respons publik. Founder Vinus Indonesia, Yusfitriadi menilai, keputusan tersebut memang menjadi kabar baik bagi para petugas SPPG. Namun, ia mengingatkan, langkah tersebut berpotensi memunculkan kontroversi dan berbagai persoalan baru.

Yusfitriadi menyampaikan, persoalan pertama terletak pada persyaratan pengangkatan PPPK. Ia mempertanyakan absennya ketentuan masa kerja minimum, mengingat beberapa karyawan SPPG baru bekerja sekitar satu tahun namun sudah mendapatkan jalur pengangkatan PPPK.

Menurutnya, kondisi ini kontras dengan situasi di banyak instansi lain, di mana masyarakat harus menunggu bertahun-tahun dan mengikuti antrean panjang untuk memperoleh status PPPK.

Poin kedua yang ia soroti adalah potensi kecemburuan sosial. Ia mencontohkan para guru honorer yang membutuhkan waktu panjang, memenuhi persyaratan ketat, bersaing dalam proses seleksi, bahkan tidak sedikit yang akhirnya tidak lolos.

Sementara itu, jumlah karyawan SPPG relatif sedikit, programnya masih baru, namun sudah diprioritaskan dalam kebijakan pengangkatan PPPK.

Ia mempertanyakan, mengapa pemerintah tidak lebih dulu menuntaskan pengangkatan PPPK bagi instansi dengan masa pengabdian yang jauh lebih lama. Yusfitriadi juga menekankan bahwa SPPG berada dalam program MBG yang bukan merupakan instansi permanen.

Ia menjelaskan, lembaga pendidikan, instansi pemerintahan, atau lembaga pelayanan publik lain bersifat permanen sehingga pengangkatan honorer sebagai PPPK dianggap wajar karena sesuai kebutuhan dasar masyarakat.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

22 Saksi Diperiksa, Kejati Dalami Dugaan Korupsi Proyek Jalan Dema-Fefero

Kepala Kejaksaan Tinggi Papua, melalui Ketua Tim Penyidik sekaligus Kepala Seksi Penuntutan Kejati Papua, Alfisius…

7 hours ago

Kursi Sekda Papua Memanas

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…

14 hours ago

Mayat Seorang Wanita Ditemukan di Sekitar Kolam Buaya

Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…

15 hours ago

Orang Tua Siswa Minta Kampus Tegas

​"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…

16 hours ago

Ratusan Orang di Mimika Terinfeksi HIV-AIDS

Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…

17 hours ago

Pembangunan Kopdes Merah Putih Belum Menyentuh Kampung

Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…

18 hours ago