Categories: NASIONAL

Tangkap 12 Mahasiswa Sebelum Demo di Patung Kuda, Polisi: Bawa Odol

JAKARTA-Polisi menangkap 12 mahasiswa yang hendak berdemonstrasi di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Belasan mahasiswa itu ditangkap di Stasiun Gondangdia saat menuju lokasi demo.

Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto mengatakan bahwa penangkapan itu lantaran para mahasiswa kedapatan membawa odol. Menurutnya hal itu mengindikasikan mereka hendak merusuh.
“Kalau seorang yang mau unjuk rasa bawaannya kan mungkin hanya ikut komando, mungkin bawa spanduk dan lain-lain. Kalau udah bawa odol itu udah mempersiapkan untuk mengurangi rasa sakit gas air mata,” katanya kepada wartawan usai aksi, Jumat (20/10).
“Berarti anak-anak ini punya niat-niat yang tidak baik. Ya kita amankan aja untuk tidak demo,” sambung Karyoto.
Ia mengaku bahwa sejak awal memang sudah mendapatkan informasi terkait mahasiswamahasiswa itu.
“Di awal tadi memang kami ada informasi, takutnya nanti, ada adek-adek mahasiswa ada penyusup yang membuat rusuh,” pungkas Karyoto.
Sebelumnya, polisi membebaskan total sebanyak 15 mahasiswa yang berdemonstrasi dan hendak berdemonstrasi di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Mulanya, polisi membebaskan tiga mahasiswa yang berasal dari unsur Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Mereka ditangkap saat hendak merangsek ke arah Istana Negara dan menerobos barrier serta kawat berduri.
Setelah itu, massa aksi meminta agar kepolisian juga untuk membebaskan 10 mahasiswa lainnya yang ditangkap di Stasiun Gondangdia saat hendak ikut berdemonstrasi.
Selang 30 menit, karena massa aksi semakin memanas dan mengancam hendak menggeruduk barrier dan kawat berduri, polisi akhirnya menuruti permintaan massa. Namun, Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo mengatakan tak hanya 10 mahasiswa, tetapi ada 12 mahasiswa yang ditangkap.
“Teman-teman kalian sudah di belakang. Tapi kami minta komitmen setelah kami serahkan sama-sama pulang dengan tertib,” katanya. (*)
Sumber : Jawapos
Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Sering Kesemutan di Tangan atau Kaki? Ini Penyebab, Tanda Bahaya, dan Cara Mengatasinya

Kesemutan terjadi ketika saraf mendapatkan tekanan dalam waktu lama atau aliran darah ke saraf terhambat.…

45 minutes ago

Dari Buku Bawa Misi Lain, Putuskan Mata Rantai Pernikahan Dini

Warga mengenal lokasi tersebut sebagai Taman Baca Masyarakat (TBM) Cahaya. Bukan sekadar tempat meminjam buku,…

2 hours ago

Jadi Tersangka, Eks Jampidsus Febrie Dijerat Pasal Berlapis

Bukan hanya diduga melanggar beberapa aturan sekaligus, dia juga dijerat dengan beberapa pasal berbeda. ”Pasal…

3 hours ago

KPK Siap Masuk Usut Febrie Adriansyah

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan, mekanisme pengambilalihan perkara telah diatur dalam…

4 hours ago

Fenomena Pemadaman Listrik Bergilir Masih Terjadi, Sebenarnya Ada Apa?

Pengusutan perkara juga tidak seharusnya dianggap sebagai upaya melemahkan institusi strategis negara. Penegakan hukum yang…

5 hours ago

Saling Kecam, Selat Hormuz Ditutup Lagi

Penutupan Selat Hormuz menjadi eskalasi paling serius dalam konflik kedua negara dan berpotensi mengguncang pasar…

6 hours ago