Immanuel mengaku menyesal menghadapi perkara hukum yang menjeratnya. Namun, penyesalan tersebut tidak membuatnya berhenti mempertanyakan perbedaan tuntutan antar-terdakwa. Ia mengatakan menjalani hukuman penjara, baik empat maupun lima tahun, tetap menjadi sesuatu yang berat. Menurut dia, seseorang yang berada di dalam penjara akan merasakan tekanan yang sangat besar meskipun perbedaan masa hukuman hanya satu tahun.
“Jujur aja mau empat tahun, mau lima tahun, dihukum tiga hari aja kita merasa kayak di neraka,” katanya. Kini, tuntutan lima tahun penjara tersebut akan menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan. Proses persidangan selanjutnya akan menentukan nasib Immanuel dalam perkara dugaan korupsi dan pemerasan lisensi K3 tersebut. (*)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Program strategis nasional gagasan Presiden Prabowo Subianto ini ditargetkan mulai dibangun pada awal tahun 2027…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) John Tabo, SE, M.B.A meminta kepada seluruh masyarakat di Papua…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B,A menyatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah janji…
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pekerjaan infrastruktur berjalan sesuai rencana dan target waktu yang telah…
Kedua anggota Brimob tersebut dinilai berjasa karena berhasil menangkap pelaku penganiayaan berat yang menyebabkan korbannya…
Diadakan untuk menyambut hari jadi ke-30 Kabupaten Mimika, festival menjadi ruang temu bagi seniman, pengukir,…