Tidak hanya itu, Ivan memaparkan, nama pemberi cek, Abdul Karim Daeng Tompo juga sering melakukan penipuan serupa. PPATK sering mendapatkan dokumen dokumen cek tersebut, yang seringkali memang palsu.
“Modusnya adalah minya bantuan uang administdasi buat buat bank. Menyuap petugas dan bahkan menyuap orang PPATK agae bisa cair,” katanya. Dengan iming-iming akan diberikan komisi beberapa persen dari nilai uang. Yang rata-rata sangat besar untuk memancing minat.
Sementara itu, Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, kemarin KPK memanggil tiga orang untuk diperiksa. Mereka di antaranya sespri Sekjen Kementan Merdian Tri Hadi, Staf Biro Umum dan Pengadaan merangkap staf khusus Mentan Rio Nugraha, dan Kasubag Tata Usaha Menteri Kementan Sugeng Priyono.
Sehari sebelumnya, KPK juga memanggil dua orang untuk diperiksa terkait dugaan korupsi SYL CS. Keduanya merupakan ajudan SYL. Yakni Panji Harjanto dan Ubaidah Nabhan. “Kedua saksi hadir dan didalami pengetahuannya terkait alur kegiatan dinas tersangka SYL,” jelas Ali kemarin.
Para ajudan juga dimintai keterangan terkait mengenai pos anggaran. Khususnya terkait anggaran yang diperuntukkan bagi kegiatan SYL selama menjadi Menteri Pertanian (Mentan). (ygi/idr/elo)
Pelimpahan tersangka dilakukan dengan menggunakan pesawat dari Merauke-Jayapura. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Merauke Dr. Paris…
Kelompok yang mengatasnamakan diri Mahasiswa Universitas Cenderawasih kini bersiap membawa aspirasi mereka ke ruang publik…
Persiharjo Sukoharjo merupakan salah satu wakil Jawa Tengah yang lolos ke babak nasional. Kemenangan ini…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…