Categories: PEGUNUNGAN

Kejari Jayawijaya Kembalikan Aset Bergerak ke Pemda

WAMENA– Kejaksaan Negeri Jayawijaya (Kejari) mengembalilkan sebanyak 4 aset bergerak berupa kendaraan roda 2 kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jayawijaya. Penyerahan dilakukan melalui serah terima aset  oleh Kajari Jayawijaya, Salman, SH. MH kepada Sekda Jayawijaya Tonny M. Mayor , SPd, MM, di Kantor Kejari Jayawijaya, senin (16/10).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jayawijaya, Salman, SH. MH, usai penyerahan mengatakan, aset tersebut merupakan aset Pemda yang sampai sekarang masih dikuasai oleh pihak ketiga, dimana pihak ketiga itu didominasi oleh pensiunan ASN Pemda Jayawijaya.

“Itulah yang kemudian setelah kami menerima SKK (Surat Kuasa Khusus) dari Pemda Jayawijaya untuk melakukan penarikan aset itulah yang kami tindaklanjuti dengan memanggil semua pihak yang sesuai dengan data masing menguasai aset ini, itu yang kami undang lakukan negosiasi dan sudah mengembalikan” ungkapnya Senin (16/10) kemarin.

Dikatakan, sebanyak 4 aset bergerak berupa kendaraan roda dua ditarik dan dikembalikan ke Pemda Jayawijaya. Total aset yang dikuasakan ke Kejari Jayawijaya sebanyak 12 aset namun yang bisa diserahkan baru 4 dan sisanya masih akan diupayakan.

“Sekarang ini kita sudah berhasil menarik dan mengembalikan 4 aset dari 12 yang dikuasakan ke kita, aset yang lain sampai dengan saat ini masih ada beberapa orang yang belum memenuhi undangan” jelas Salman

kata Salman, terdapat juga beberapa aset yang dinyatakan terbakar dan hilang. Bagi yang hilang harus dibuktikan dengan laporan kepolisian tentang kehilangan aset tersebut. Menurutnya sebagian pihak ke 3 sudah melampirkan laporan kehilangan dimaksut.

Sementara itu, Sekda Jayawijaya, Tonny M. Mayor,SPd, MM mengatakan, pengembalian aset tersebut sesuai dengan pemberian kuasa oleh Pemda Jayawijaya  kepada Kejari Jayawijaya untuk menarik sejumlah aset yang masih di tangan pihak ke – 3.

“SebenarnyaASN  kita ini ketika pensiun aset-aset pemerintah yang kita pegang itu harus serahkan kembali ke Pemda, tapi kita ketahui bersama selama ini aset-aset yang dipegang itu banyak yang belum diserahkan. Nah hasil pemeriksaan BPKRI permasalahan kita di Jayawijaya ini masalah aset” bebernya

kata dia, aset-aset tersebut masih tercatat sebagai aset Pemda namun barangnya tidak kelihatan. Selain itu aset tersebut masih memiliki nilai uang, sehingga bisa menjadi temuan BPK. Oleh karena itu, aset-aset tersebut harus dikembalikan ke Pemda. (jo)

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Wamen HAM: Papua Bukan Tanah Kosong

Menurutnya, selama ini pembangunan di Papua belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat setempat. Ia menilai…

3 hours ago

PSN Tak Bisa Langsung Ditolak atau Diterima

Menanggapi hal itu, Anggota DPR Papua, Alberth Merauje menegaskan bahwa persoalan PSN tidak dapat serta-merta…

4 hours ago

18 Tahun ‘Disclaimer’, Pemkab Waropen Akhirnya Raih Opini WDP dari BPK

Pemerintah Kabupaten Waropen mengukir sejarah baru dalam tata kelola keuangan daerah. Setelah selama 18 tahun…

4 hours ago

Pangdam XXIV Mandala-Trikora Minta Diundang Nobar Pesta Babi

Pangdam menengaskan, pihaknya tidak melakukan pelarangan ketika ada yang mau putar dan nonton bareng. Bahkan…

9 hours ago

Di Balik Hangatnya Herbal Kemasan, Ada Risiko untuk Hati

Salah satu bahan yang memberikan rasa hangat dan aroma khas pada banyak obat herbal kemasan…

10 hours ago

Sambangi Jayapura, Dedi Mulyadi Ingatkan Pembangunan Jangan Hilangkan Identitas

Ya, pria yang biasa disapa Bapa Aing ini menyambangi Kota Jayapura untuk mengikuti kegiatan Konferensi…

14 hours ago