Categories: NASIONAL

Pakai Metode Gasing, Untuk Siswa dan Guru Madrasah

Prof Yo bersyukur bisa bekerjasama dengan Kemenag. “Intinya kami membawa konsep bahagia dalam belajar,” katanya. Dia menuturkan banyak guru matematika yang semula dicap sebagai guru killer oleh murid-muridnya. Setelah mengikuti pelatihan metode Gasing, menjadi guru matematika yang selalu senyum di depan muridnya.

Dia mengatakan pelatihan metode Gasing dijalankan selama dua pekan. Prof Yo menegaskan metode Gasing tidak hanya digunakan untuk belajar matematika. Tetapi juga untuk pelajaran lain seperti IPS atau pendidikan agama.

Untuk diketahui metode Gasing adalah metode belajar matematika yang dikembangkan Prof Yo selama 20 tahun terakhir. Metode ini mengutamakan mengasah 8C yaitu character, critical thinking, creativity, communication, collaboration, computional logic, compassion, dan culture yang menyenangkan dalam pendidikan siswa.

Materi yang ditawarkan adalah pengenalan bilangan, penjumlahan, perkalian, pengurangan dan pembagian. Materi tersebut diterapkan dan diajarkan dengan prinsip gampang dimengerti, gampang dipelajari, gampang diajarkan, gampang direplikasi, menyenangkan, asyik dan bahagia.

Prof Yo juga mengaku metode Gasing ini sudah mulai dilirik oleh negara Uni Emirat Arab. Pelatihan metode ini, kata dia, dinilai sangat efektif dan efisien, karena hanya memakan dua minggu untuk mengajarkan matematika kepada anak yang sama sekali tidak bisa matematika hingga jago matematika.

Setelah Launching Program Madrasah Pandai Berhitung ini, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam bekerjasama dengan Gasing Akademi akan melakukan coaching (pelatihan) pembelajaran matematika dengan metode Gasing untuk 50 guru dan 150 siswa-siswi Madrasah (kelas 3, 4, 5, dan 6). (wan)

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran HujanKetemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Ketemu Tupai Jinak, Kayu Bolong dan Guyuran Hujan

Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…

1 day ago

Komoditas Kayu Masih Jadi Andalan Ekspor Papua

BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…

1 day ago

Abisai Rollo: Hutan Bakau Tetap Harus Dilestarikan!

Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…

1 day ago

Awasi Ketat UAS SD, Demi Objektifitas dan Integritas Ujian

Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…

1 day ago

Kelulusan Siswa SMAN 1, Jaga Nama Baik Sekolah

Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…

1 day ago

Kibarkan Bintang Kejora Saat Kelulusan, Kobakma Ricuh

Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…

1 day ago