Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Noor Achmad menyampaikan bahwa bantuan sebanyak 800 ton dari Pemerintah Indonesia untuk rakyat Gaza saat ini sudah berada di Amman, Yordania.
Bahkan jumlahnya bisa tembus 1.000 ton bila memang dimungkinkan. Tidak hanya di Amman, bantuan dari Baznas untuk rakyat Gaza juga sudah tersedia sebanyak 350 ton di Mesir.
”Memang kalau di Yordania setahu saya harus melalui airdrop (jalur udara). Dan dari Mesir saat ini kami juga terus memasukkan beberapa bantuan (melalui jalur darat) yang dimasukkan melalui Rafah,” jelasnya.
Pemerintah Indonesia mengerahkan dua unit pesawat angkut berat C-130J Super Hercules dari Lanud TNI AU Halim Perdanakusuma, Jaktim, pada Rabu (13/8).
Kedua pesawat milik Skadron Udara 31 itu akan bertolak ke Yordania untuk melaksanakan misi airdrop 800 ton bantuan untuk rakyat gaza.
Total ada 66 personel yang terlibat dalam misi tersebut. Terdiri atas personel TNI, Baznas, dan media massa nasional. Mereka tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Garuda Merah Putih II.
Satgas tersebut berangkat dari Indonesia ke Yordania setelah dilepas secara langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (*/Jawapos)
Page: 1 2
Daerah Otonom Baru (DOB) itu, kata dia, bertujuan mempercepat pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan…
Dari senam bersama hingga pemeriksaan kesehatan, Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua mengajak masyarakat lebih…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersihan, kerapian, dan keindahan wajah kota.…
Ketua Aliansi, Jansen Previdea Kareth, mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Namun,…
Menurut Rustan, DPR Kota Jayapura telah menetapkan APBD perubahan, sehingga diharapkan seluruh organisasi perangkat…
Kegiatan dengan tema “Optimalisasi Peran Penghubung KY dalam Menjaga dan Menegakkan Integritas Hakim" tersebut…