Sementara itu Kemenag mengumumkan hasil penempatan akomodasi atau hotel untuk jemaah di Makkah maupun Madinah. ’’Penempatan akomodasi jemaah haji Indonesia di Madinah berada di wilayah Markaziyah,’’ kata Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kemenag Subhan Cholid.
Wilayah Markaziyah itu adalah wilayah yang berada di radius maksimal 500 meter dari Masjid Nabawi. Wilayah Markaziyah terbagi dalam Makaziyah Syumaliyah, Markaziyah Gharbiyah, dan Markaziyah Janubiyah. Sedangkan untuk di Makkah, hotel tempat jemaah haji Indonesia berada di lima wilayah. Yaitu wilayah Syisyah, Raudhah, Jarwal, Misfalah, dan Rey Bakhsy.
Subhan menuturkan jemaah asal embarkasi Makassar (UPG), Jakarta Pondok Gede (JKG) akan menempati wilayah Syisyah dan Raudhah. Kemudian jemaah embarkasi Solo (SOC) menempati sebagian wilayah Syisyah dan Jarwal. Kemudian jemaah dari embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) dan Kertajati (KJT) menempati daerah Jarwal.
’’Jemaah asal Embarkasi Surabaya atau SUB menempati Syisyah dan Misfalah,’’ katanya. Subhan mengatakan jika ada perubahan penempatan hotel jemaah, akan diinfokan oleh kepada daerah kerja masing-masing. (wan)
Page: 1 2
Di balik lembaran berkas perkara yang menumpuk, ada kisah-kisah pilu tentang biduk rumah tangga yang…
Kepolisian Resor (Polres) Mimika tengah menyelidiki kasus penganiayaan berat yang menimpa seorang petugas keamanan swasta…
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua selaku Kepala Operasi (Kaops) Sikat Cartenz 2026, Kombes Pol…
elayanan kesehatan di daerah pedalaman Mimika masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan fasilitas dan kebijakan…
Pertemuan tersebut membahas rencana pembukaan dan pengembangan lahan pangan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan…
Kepala SMA Negeri 1 Sentani, Kelasina Yanggroseray, meminta para orang tua siswa memahami keterbatasan daya…