Categories: METROPOLIS

Lapas Abepura Usulkan Remisi Idul Fitri Bagi 76 Warga Binaannya

JAYAPURA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, mengusulkan pemberian remisi atau pengurangan masa hukuman bagi 79 warga binannya yang beragama Islam menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah 2026.

Usulan tersebut diajukan Lapas Abepura sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan pasal 174 tahun 1999 yang mengatur tentang pemasyarakatan, terkait dengan pemberian Remisi Khusus (RK) dan Remisi Umum.

Kepala Lapas Kelas IIA Abepura, Badaruddin mengatakan, Lapas Abepura tidak serta merta memberikan remisi kepada warga binaan, namun melalui proses verifikasi dan penilaian yang cukup alot selama bertahun-tahun.

“Syarat utama kita memberikan remisi kepada warga binaan meliputi berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan, dan telah menjalani masa pidana minimal enam (6) bulan, serta tidak sedang menjalani hukuman disiplin,” kata Badaruddin kepada Cenderawasih Pos, Kamis (12/3).

Selain itu, remisi juga diberikan kepada narapidana yang telah menunjukkan penurunan tingkat risiko dan memenuhi persyaratan administratif, serta aktif mengikuti program pembinaan yang dilaksanakan di dalam lapas.

“Dari total 153 orang WBP beragama Islam yang memenuhi syarat diusulkan Remisi Idul Fitri (pengurangan masa pidana), sebanyak 76 orang WBP,” ungkapnya.

Badaruddin menyebutkan, beberapa alasan narapidana belum memenuhi syarat di antaranya masa pidana yang belum mencapai enam bulan, sedang menjalani pidana subsidair pengganti denda, serta menjalani hukuman disiplin di dalam lapas.

Ia menambahkan, terdapat dua persyaratan utama yang harus dipenuhi warga binaan untuk memperoleh remisi, yakni syarat substantif dan syarat administratif sesuai ketentuan yang berlaku.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Sandera yang Selamat Ternyata Sedang Hamil

Langkah ini menyusul keberhasilan evakuasi salah seorang korban selamat, Demerina Uamang (23), yang sempat diamankan…

1 hour ago

Konsep Dialog Kembali Didorong untuk Akhiri Konflik

Ketua HONAI, Pdt. Andrikus Mofu, menegaskan gereja tidak ingin masyarakat terus menjadi korban kekerasan, kehilangan…

2 hours ago

Disandera, Dipaksa Dukung OPM Lalu Dihabisi

Ia ditemukan tewas dengan kondisi terbakar bersama mobilnya. Yang bikin heboh adalah, sebelum dieksekusi, ia…

3 hours ago

Demo Tolak MBG Serentak Disinyalir Terorganisir

Kepala Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menduga aksi yang berlangsung di sejumlah daerah tersebut tidak…

4 hours ago

Kericuhan di Pelabuhan, KM Gunung Dempo Pilih Tunda Berlabuh

Saat kapal dalam perjalanan menuju  Jayapura, tiga penumpang ini diketahui merokok di dalam kapal, tepatnya…

5 hours ago

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

17 hours ago