

Bupati Piter Gusbager didampingi Ketua LPPD Papua, Elia Loupatty saat memberikan keterangan di GOR Keerom, Selasa (7/5). (foto:erianto / Cepos)
KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager mengatakan bahwa pelaksanan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) XIV Kabupaten Keerom se-Tanah Papua tetap dilaksanakan di tahun 2024.
Hal ini disampaikan oleh Bupati Gusbager usai menggelar rapat koordinasi dengan LPPD Provinsi Papua, Kanwil Kemenag Papua, LPPD Keerom dan panitia Pesparawi XIV Keerom serta pihak terkait di GOR Keerom, Selasa (7/5) kemarin.
“Dalam rapat koordinasi ini, kami membicarakan hal-hal yang terkait dengan pelaksanaan Pesparawi ke-XIV Kabupaten Keerom. Kami telah menyepakati bersama pelaksanakan Pesparawi tetap dilaksanakan pada tahun 2024,” ungkap Bupati Gusbager kepada awak media.
Kata Bupati, dalam waktu satu pekan kedepan, pihaknya akan melakukan technical meeting ketiga bersama dengan para peserta dan LPPD Papua untuk memutuskan hal-hal teknis pelaksanaan.
“Kami juga tadi mengecek kesiapan-kesiapan, baik itu penyelenggaraan, pelaksanaan, kesiapan anggaran dan kesiapan teknis lainnya termasuk hal-hal agenda lain di daerah masing-masing. Terutama dinamika sosial politik, budaya dan agama yang harus kita sikapi bersama,” ujarnya.
Kemudian Ketua LPPD Papua, Elia Loupatty, mengatakan bahwa LPPD Papua akan segera menindak lanjuti hasil rapat koordinasi tersebut dengan menggelar rapat teknis dengan seluruh LPPD di seluruh Tanah Papua.
“Kami akan menindaklanjuti dalam rapat teknis nantinya yang dihadiri oleh semua LPPD kabupaten/kota dan teman-teman dari Kementerian Agama yang akan kita laksanakan satu minggu kedepan,” katanya. “LPPD Provinsi sifatnya mendampingi, tuan rumah Pemda Keerom yang akan berperan dalam rapat teknis tersebut,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua menilai tingginya ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah…
–Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemerintah…
Menurut Yunus, praktik penagihan uang kepada setiap pengunjung yang melintas di kawasan tersebut tidak dapat…
Festival yang berlangsung di halaman Kantor DPR Papua dan Kampus Universitas Cenderawasih itu bukan…
Program jemput bola yang dilaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Jayapura terus menunjukkan…
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…