Lalu, Sigit berseloroh bahwa selama lima tahun menjabat sebagai Kapolri kerap didemo oleh massa dan ingin gantian demo setelah jadi aktivis. “Karena terus terang, saya tadi sangat senang dengar yel-yelnya tadi. Kayaknya cocok buat saya. Karena hampir lima tahun saya ini didemo terus. Jadi, gantian nanti saya mau demo Pak Jumhur,” ucap Sigit. Usai menyampaikan keinginannya, Sigit memaparkan dukungannya pada perjuangan para buruh. Sigit mengatakan dirinya salah satu orang yang menolak Undang-Undang Cipta Kerja dan mendukung upaya buruh mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.
Mantan Kabareskrim Polri itu menekankan dirinya beserta jajarannya siap mengawal perjuangan buruh dalam memperoleh hak-haknya. Saat ditodong pertanyaan usai pembukaan kongres, apakah keinginannya tersebut serius atau bercanda, Sigit balik bertanya apakah tidak boleh dirinya jadi aktivis. “Emangnya enggak boleh,” jawab Sigit. (ara)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Proses seleksi tak lagi mewajibkan hadir di dalam kelas untuk ujian tulis bersampul kertas.…
Persipura Jayapura resmi merekrut penyerang baru, Lazarus Sinim. Pemain muda yang bersinar pada Liga 4…
Kepala Bidang Pajak Bapenda Provinsi Papua Ardi, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kontribusi penerimaan opsen…
Berdasar data yang diterima oleh awak media dari Leonardo, M-346 F Block 20 merupakan varian…
Puncak peringatan HAN dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H.…
Polri menegaskan bahwa personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) tidak memiliki kewenangan untuk…