Categories: NASIONAL

Saksi Sebut Temukan Amunisi di Mobil yang Dipakai Pelaku

Kasus Mutilasi Mimika

TIMIKA – Sidang kasus mutilasi empat orang warga Nduga di Timika dengan terdakwa Roy Marthen Howay kembali dilanjutkan Selasa (7/2) kemarin dengan agenda pemeriksaan saksi.

Sidang yang dipimpin Putu Mahendra selaku Hakim Ketua dan Muh Khusnul F Zaenal dan Riyan Ardi Pratama selaku hakim anggota tersebut dikawal puluhan Personel gabungan TNI dan Polri.

Keluarga korban dan masyarakat juga turut hadir menyaksikan jalannya sidang meski hanya di luar gedung Pengadilan Negeri Timika. Keluarga tidak dilarang menyampaikan aspirasi hanya saja aparat melarang keluarga membentangkan spanduk yang memuat gambar potongan tubuh korban. Ada tiga buah spanduk yang disita.

Sidang dimulai sekitar pukul 11.30 WIT, ketika saksi atas nama Anshar memasuki ruang sidang. Anshar adalah sopir mobil rental yang menggunakan mobil Avanza putih dengan nomor Polisi PA 1869 ML yang kebetulan turut dipakai oleh para pelaku saat kejadian pembunuhan dan mutilasi pada 22 Agustus 2022 lalu.

Anshar mengungkapkan, mobil Avanza putih disewa oleh Ahmad yang juga bekerja sebagai sopir taksi rental, mulai 21 Agustus 2022 untuk dipakai selama tiga hari. Mobil tersebut menurut saksi adalah milik salah seorang anggota Brigif 20/IJK.

Setelah dipakai selama tiga hari, Anshar ditelepon oleh Ahmad untuk mengambil mobil sementara pembayarannya dilakukan melalui transfer bank. Saat diambil ia menyatakan mobil dalam keadaan bersih dan tidak ditemukan keanehan maupun hal-hal yang mencurigakan.

Namun saat membersihkan mobil, Anshar menemukan sebuah amunisi yang berada di bawah kursi tengah mobil. Amunisi tersebut kemudian diantar oleh saksi ke rumah Jack di SP 2, yang juga merupakan pelaku. Kebetulan saksi mengenal Jack.

Sementara dengan pelaku Roy, Anshar mengaku tidak kenal. Namun pernah melihat Roy di SP 1 ketika dihubungi oleh Jack untuk memperbaiki hand phone.

Anshar mengatakan saat dikembalikan mobil juga dalam keadaan bersih dan ia tidak melihat ada bercak darah. Ia baru mengetahui ada bercak darah ketika mobil diamankan oleh Polisi sebagai barang bukti.(ryu/wen)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: TIMIKASIDANG

Recent Posts

Sinyal Revisi Aturan Dana Otsus Menguat di Forum Papua

Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…

2 hours ago

Massa Kedua Kelompok Terus berdatangan ke Wamena

Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…

3 hours ago

Polisi Tetapkan 9 Tersangka Kerusuhan di Stadion LE

Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…

4 hours ago

Tuntut Keadilan, IPMADO Beberkan Sejumlah Pelanggaran di Dogiyai

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…

6 hours ago

Pengunjung Beralih ke Kafe Pantai Holtekamp, Pemkot Cari Solusi Untuk Benahi

Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…

7 hours ago

Pasca Penembakan, Enam Kapal Logistik Dikawal Ketat

Operasi pengamanan ini berlangsung selama dua hari, 8-9 Mei 2026, menempuh rute perairan dari Distrik…

17 hours ago