Categories: NASIONAL

Ketua BEM UGM: Demokrasi Butuh Keberanian, Kekuasaan Butuh Kedewasaan

JAKARTA – Polemik seputar program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memanas setelah kritik keras datang dari Ketua BEM Universitas Gadjah Mada, Tiyo Ardianto. Kritik tersebut tidak hanya memicu perdebatan publik, tetapi juga mendapat tanggapan langsung dari Kepala Badan Gizi Nasional. Dalam pernyataannya, Tiyo menyoroti potensi kerawanan tata kelola program MBG, terutama terkait pengelolaan dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia menilai sistem yang ada masih perlu diawasi ketat agar tidak membuka celah penyalahgunaan anggaran. Pernyataan tersebut langsung memancing respons dari pihak pemerintah. Kepala BGN menanggapi kritik tersebut dengan nada yang cukup tajam namun tetap bernuansa reflektif. Dalam wawancara dengan media, ia mengatakan bahwa gaya bicara Tiyo mengingatkannya pada tokoh aktivis reformasi, Budiman Sudjatmiko.

Menurutnya, gaya kritik mahasiswa seharusnya tetap menjaga etika dalam menyampaikan pendapat. “Gaya bicaranya seperti sahabat saya Budiman Sudjatmiko. Tapi dia tidak keras sampai berkata presiden bodoh dan lain-lain, dan masih punya adab,” ujarnya.

Pernyataan ini langsung menjadi perhatian publik karena dianggap sebagai sindiran terhadap gaya komunikasi sebagian aktivis muda yang dinilai terlalu frontal.Terlepas dari nada kritik tersebut, Kepala BGN juga mengakui bahwa suara mahasiswa tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan demokrasi.

Dalam sejarah Indonesia, kampus memang sering menjadi ruang lahirnya kritik terhadap kekuasaan. Dari gerakan reformasi hingga berbagai gerakan sosial lainnya, mahasiswa kerap menjadi pengingat ketika kebijakan pemerintah dianggap melenceng dari kepentingan rakyat.

Karena itu, kritik terhadap program MBG sebenarnya bukan hal baru. Program yang digagas pemerintahan Prabowo Subianto ini memang sejak awal sudah menjadi salah satu kebijakan paling besar sekaligus paling kontroversial dalam perdebatan kebijakan publik.

Di tengah kritik yang terus bermunculan, pihak BGN juga menyampaikan apresiasi kepada para mitra yang menjalankan program MBG di berbagai daerah. Menurut Kepala BGN, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat, tetapi juga pada keterlibatan berbagai pihak di lapangan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: MBGBGNSPPG

Recent Posts

Wabup Jayawijaya Sebut Ada Oknum yang Ingin Wamena Tidak Aman

Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere, S.IP, M.KP meyatakan setelah mengikuti perkembangan pasca konflik yang terjadi…

16 hours ago

Kerentanan Sosial Muncul ketika Masyarakat Tidak Menghargai Budaya Setempat

   Perda ini mewajibkan seluruh bangunan dan fasilitas publik di wilayah Kota Jayapura untuk memasang…

19 hours ago

Rental Playstation Pasar Entrop Jadi Kedok Jualan Ganja dan Miras

   Saat melakukan pemantauan di kawasan Pasar Los Entrop, petugas mencurigai sebuah tempat usaha rental…

20 hours ago

Asosiasi Peternak Ayam Petelur Minta SE Gubernur Papua Dijalankan

  Ketua Satgas Asosiasi Peternak Ayam Petelur se-Tanah Tabi, Gatot Sugiantoro, mengatakan saat ini terdapat…

21 hours ago

Pemuda Katolik Harus Teguh dalam Iman, Nyata dalam Karya

   Abisai menegaskan bahwa Pemuda Katolik merupakan salah satu pilar penting bagi gereja dan bangsa,…

22 hours ago

Gugatan Praperadilan Mantan Kadis Perumahan dan Pemukiman Jayawijaya Ditolak

Berdasarkan informasi yang terima dari penyidik Polda Papua terkait dengan praperadilan yang diajukan dari pihak…

1 day ago