Categories: NASIONAL

Utamakan Pendidikan, Siap Hadirkan Sejumlah Seminari    

Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC  (FOTO: Sulo/Cepos)

MERAUKE – Uskup Agung Merauke Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC melihat pendidikan sebagai sebuah keutamaan. Karena hanya melalui pendidikan, karakter seseorang dapat dibangun dan bisa berubah. 

‘’Saya selalu menekankan kepada para imam di Papua, khususnya di Keuskupan Agung Merauke bahwa kalau mau maju, mari kita tekankan pendidikan,’’ tandas Uskup Mandagi kepada wartawan  seusai mentahbiskan 4 imam baru di Merauke, Sabtu (5/3).

Menurut Uskup, hanya  lewat pendidikan akan terjadi. Tidak ada cara lain. Demikian pula untuk menghadirkan para imam di Merauke, maka tidak ada cara lain selain menghadirkan sejumlah seminari di wilayah Keuskupan Agung Merauke yang meliputi Kabupaten Merauke, Boven Digoel dan Mappi. 

‘’Kalau kita  mau ada imam-imam masa depan, maka kita harus perbanyak sekolah imam,’’ tandas uskup  Mandagi. Pasalnya, lanjut Mandagi bertahun-tahun bahkan lebih dari 100 tahun agama Katolik masuk ke Papua Selatan, namun tidak ada imam di Keuskupan Agung Merauke. Kebanyakan didatangkan dari luar. ‘’Bagaimana agama Katolik  bisa berkembang kalau tidak ada imam. Kalau mau kembangkan imam, maka perlu hadirkan tempat mendidik, yakni seminari,’’ jelasnya.

Uskup Mandagi menjelaskan bahwa dirinya telah mendirikan 4 seminari kecil yakni di  Wendu, di Midiptana, Kabupaten Boven Digoel, kemudian di Kepi, Kabupaten Mappi, lalu di Kimaam Kabupaten Merauke dan di Kota Merauke sendiri.

‘’Saya rasa dalam waktu 5 tahun mendatang akan banyak anak-anak Papua, terutama saya punya sasaran anak-anak Papua. Kita dari luar oke, kita datang melayani. Tapi, anak-anak Papua kita utamakan agar mereka terdidik. Kalau tidak menjadi pastor tidak apa-apa. Tapi, sekurang-kurangnya sudah dapat pendidikan seminari,’’ terangnya. 

Selain seminari kecil di 5 titik tersebut, Uskup mengungkapkan bahwa pihaknya akan mendirikan SMA Seminari. Namun perlu mengurus izin sebelum operasional. ‘‘Kalau nanti tidak menjadi pastor itu bukan urusan saya lagi, tapi urusan Tuhan. Tapi setidak-tidaknya, kita sudah buat pendidikan yang bermutu dan berbobot,’’ katanya. Dalam rangka itu pula,  Uskup Mandagi juga mengganti Ketua  PSW YPPK Merauke. (ulo/tho)   

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MERAUKE

Recent Posts

Satgas BBM Perkuat Pengawasan BBM Bersubsidi

     Pengawasan dilakukan dengan melibatkan sejumlah instansi terkait, termasuk Pertamina dan Dinas Energi dan…

5 hours ago

TNI-Polri Petakan Daerah Rawan dan Perkuat Pengamanan di Papua

Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah…

6 hours ago

Danrem Ingatkan Masyarakat Papsel Tidak Terprovokasi di Medsos

Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…

7 hours ago

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

8 hours ago

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Lomba SPPG Polri 2026

Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…

11 hours ago

Letkol Inf Elson Dwi S Jabat Danyonif 751/VJS, Siap Lanjutkan Program Satuan

Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…

12 hours ago