Categories: NASIONAL

Kisah Asal Mula Lailatul Qadar dan Keutamaannya dalam Islam

Turunnya ayat tersebut menjadi kabar gembira bagi umat Islam. Para ulama menafsirkan bahwa ibadah yang dilakukan pada malam Lailatul Qadar memiliki nilai pahala yang lebih baik daripada ibadah yang dilakukan selama seribu bulan atau sekitar 83 tahun.

Dengan demikian, umat Nabi Muhammad SAW memiliki kesempatan untuk memperoleh pahala yang sangat besar meskipun usia mereka relatif lebih pendek dibandingkan umat terdahulu. Selain menjadi malam dengan nilai ibadah yang sangat tinggi, Lailatul Qadar juga diyakini sebagai malam ketika Al-Qur’an pertama kali diturunkan oleh Allah SWT.

Dalam beberapa penafsiran, disebutkan bahwa Al-Qur’an diturunkan dari Lauhul Mahfuz ke Baitul Izzah di langit dunia pada malam tersebut, sebelum kemudian diturunkan secara bertahap kepada Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW juga pernah menjelaskan waktu kemungkinan terjadinya Lailatul Qadar.

Dalam sebuah hadis riwayat Imam Bukhari, Rasulullah menyampaikan bahwa beliau pernah diperlihatkan tentang waktu terjadinya malam tersebut dalam mimpi, namun kemudian beliau lupa atau dilupakan mengenai waktu pastinya.

Karena itu, Rasulullah menganjurkan umat Islam untuk mencarinya pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil. Selain itu, terdapat beberapa tanda yang disebutkan dalam hadis mengenai ciri-ciri malam Lailatul Qadar. Di antaranya adalah suasana malam yang terasa tenang, tidak terlalu panas maupun terlalu dingin, serta langit yang tampak cerah.

Pada malam tersebut juga diyakini banyak malaikat yang turun ke bumi membawa keberkahan dan kedamaian. Salah satu tanda lain yang disebutkan adalah kondisi matahari pada pagi hari setelah Lailatul Qadar. Matahari terbit dengan cahaya yang lembut dan tidak menyilaukan, berbeda dari biasanya. Meski demikian, sebagian ulama menjelaskan bahwa tanda-tanda tersebut tidak selalu dapat disaksikan secara langsung oleh semua orang, karena pengalaman spiritual pada malam Lailatul Qadar sering kali lebih dirasakan oleh mereka yang khusyuk dalam beribadah.

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok   Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok   

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

18 hours ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

19 hours ago

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

20 hours ago

Realisasi Fisik PUPR Papua Hampir 70 Persen

  Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…

21 hours ago

500 Kendaraan Terjaring Operasi Patuh DLHK

  Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…

22 hours ago

Akhiri Antrean BBM, DPRP Beri Deadline Pertamina

DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…

23 hours ago