Categories: NASIONAL

Kisah Asal Mula Lailatul Qadar dan Keutamaannya dalam Islam

Lentera Ramadan

KUDUS – Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling mulia dalam ajaran Islam. Malam ini diyakini memiliki keutamaan yang sangat besar karena nilai ibadah yang dilakukan pada malam tersebut disebut lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan. Dalam bahasa Arab, Lailatul Qadr berarti “malam kemuliaan” atau “malam yang penuh ketetapan.” Malam istimewa ini terjadi pada bulan Ramadan, meskipun Al-Qur’an tidak menyebutkan secara pasti kapan waktu terjadinya.

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW pernah menceritakan asal mula keutamaan Lailatul Qadar kepada para sahabat ketika sedang berkumpul dalam sebuah majelis ilmu. Pada kesempatan tersebut, Rasulullah mengisahkan tentang seorang laki-laki saleh dari kalangan Bani Israil yang dikenal sangat tekun beribadah dan berjuang di jalan Allah. Rasulullah menjelaskan bahwa laki-laki saleh tersebut menghabiskan malamnya untuk beribadah kepada Allah SWT. Ia melaksanakan salat malam hingga menjelang waktu subuh.

Sementara pada siang hari, ia berjuang melawan musuh-musuh Allah di medan perang hingga waktu Ashar. Amalan tersebut dilakukannya secara terus-menerus dalam jangka waktu yang sangat lama. Mendengar kisah tersebut, para sahabat merasa kagum sekaligus iri terhadap besarnya pahala yang kemungkinan diperoleh oleh laki-laki tersebut. Beberapa sahabat bahkan mengungkapkan kekhawatiran bahwa usia mereka mungkin tidak cukup panjang untuk dapat menandingi amal saleh yang dilakukan oleh laki-laki dari Bani Israil itu.

Pada saat para sahabat tengah membicarakan hal tersebut, Malaikat Jibril kemudian datang kepada Rasulullah SAW untuk menyampaikan wahyu dari Allah SWT. Wahyu tersebut adalah Surah Al-Qadr ayat 1 hingga 5 yang menjelaskan tentang kemuliaan Lailatul Qadar. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Qadr yang artinya:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.Pada malam itu turun para malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu penuh kesejahteraan sampai terbit fajar.”

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Pemprov Papua Siapkan Mudik Gratis Nataru

   Selain program mudik gratis, Mathius mengatakan Pemprov Papua juga menyiapkan subsidi transportasi laut sebagai…

16 hours ago

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

17 hours ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

17 hours ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

18 hours ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

18 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

19 hours ago