Categories: METROPOLIS

Tahun Yubileum Menjadi Wadah Bagi Gereja Mendengarkan Jeritan Rakyat Papua

Mantan Ketua Kajian Pusat Isu Strategis, Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Pusat, periode 2013-2015, Thomas Ch.Syufy mengatakan momentum Tahun Yubileum khususnya di tanah Papua diharapkan menjadi wadah bagaimana Gereja di tanah Papua mampu mendengarkan suara-suara umat baik dari sisi spiritualitas, sosial, maupun politik terutama jeritan rakyat Papua.

“Saya harap momentum ini menjadi sebuah perubahan untuk berbagai hal, membeeikan atmosfir baru, bagi umat manusia, khususnya di tanah Papua,” ujarnya, Minggu (29/12).

Sebagaimana kondisi Papua saat ini, dimana masyarakat diperhadapkan dengan situasi yang sangat krisis akan masalah kemanusiaan, Pembungkaman terhadap ruang demokrasi, komflik yang teeus terjadi hingga saat ini, ataupun masalah lain yang masih sangat substantif.

Maka dengan momentum Tahun Yubileum gereja diharapkan hadir untuk berdisuki dengan umat umatnya, merekonsiliasi setiap perosalan yang ada sehingga benar-benar menjadi pintu pengharapan bagi umat katholik tapi juga masyarakat Papua pada umumnya.

Sebab masalah kemanusiaan merupakan sesuatu yang tidak terpisahkan didalam kehidupan Gereja Katholik. Gereja harus hadir untuk menjadi dasar atas setiap masalah moralitas Umat Katholik tapi juga umat lain pada umumnya di tanah Papua. Terutama dalam menyuarakan hak masyarakat yang tertindas atas kepentingan feodal, oligarki maupun kepentingan elit politik di bangsa ini

“Gereja harus memperjuangkan keselarasan, cintah kasih kebersamaan dan kebebasan, terutama memihak kepada orang orang miskin dan tertindas,” tuturnya.

Hal lain Tahun Yubileum ini menjadi ajang untuk merefleksi untuk meninggalkan segala kepentingan namun melihat sesuatu secara objektif. Sebagai manusia yang sejati, diharapkam momentum ini dapat membawa harapan baru bagi selurih umat manusia sebagaimana yang dipeejuangkan Paus Fransisksus saat ini. Ia begitu konsent terhadap masalah lingkungan, keadilan, masalah kemanusiaan, maupun masalahain yang Ia dorong untuk diselesaikan.

Hal-hal semacam inilah yang perlu direnungi oleh semua orang sehingga Tahun Yubileum ini betul betul memberikan makna yang besar dalam membawa perubahan.

“Yang paling penting bagaimana kita mampu menghargai martabat manusias melihat orang lain itu setara dengan kita sebagaimana ajaran sosial Gereja Katholik yaitu merawat sesama manusia sebagai citra allah,” tutur Praktisi Muda Papua itu.

Thomas mengharapkan pemimpin di Papua terutama pemimpin-pemipin baru nantinya dapat memaknai Tahun Yubileum tersebut untuk mendorong kemaslahatan rakyat Papua baik dari sisi sosial, ekomomi, maupun politik.

“Saya lihat Papua hari ini masih diselimuti berbagai persoalan, saya harap di tahun 2025 sebagai tahun Yubileum ini pemimpin di bumi Cenderawasih ini mampu menyelesaikan masalah masalah ini untuk kesejahtraan masyarakat kecil,” pungkasnya. (rel/wen)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Sampah Menumpuk, Komunitas Bukit Khambu Desak Pemkot Bertindak

  Keondofoloan Khambuyouge Asli Waena, John G. Ohee, melalui pemberitahuan yang ditujukan kepada Pemerintah Kota…

6 hours ago

Hanya Berharap Hujan Turun dan Kabut Asap Menghilang

Matahari musnah dibungkus kabut asap, sementara perut bumi enggan memuntahkan air jernih. Fenomena iklim El…

7 hours ago

FMPPKMT Desak Polda Papua Usut Dugaan Penyalahgunaan Dana BTT Rp12 Miliar

Mereka meminta penyelidikan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari dasar hukum penggunaan anggaran, mekanisme pencairan, pelaksanaan…

8 hours ago

Pemkot ​Dorong Pelestarian Budaya dan UMKM Lintas Daerah

   Dalam rangkaian forum APEKSI tersebut, Wali Kota Jayapura secara aktif mengikuti forum Rembuk Kebudayaan…

9 hours ago

Tiga Tersangka Dugaan Korupsi Kantor Bupati Boven Digoel Ditahan

Dalam perkara tersebut, nilai kontrak pekerjaan mencapai Rp11.719.700.000. Sementara berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan…

1 day ago

Pemkab Merauke Godok Status Darurat Karhutla

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke tengah menggodok penetapan status kedaruratan bencana terkait kebakaran hutan dan lahan…

1 day ago