

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru. (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menegaskan bahwa pada tahun 2026 kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura harus mengalami peningkatan yang signifikan. Seluruh aparatur pemerintah diminta memberikan pelayanan yang profesional, transparan, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Rustan Saru menekankan bahwa salah satu fokus utama dalam peningkatan pelayanan publik adalah komitmen bersama untuk melawan praktik pungutan liar (pungli). Ia menegaskan seluruh unit pelayanan, baik di tingkat dinas maupun unit pelayanan lainnya, harus bersih dari praktik-praktik tidak terpuji tersebut.
“Pelayanan publik harus bebas dari pungli. Tidak boleh ada lagi praktik yang merugikan masyarakat dan mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah,” tegas Rustan Saru.
Menurutnya, upaya pemberantasan pungli merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang terus didorong Pemerintah Kota Jayapura guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, jujur, dan berintegritas.
Selain itu, Rustan Saru juga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan dan rasa tanggung jawab. ASN disebutnya sebagai garda terdepan pelayanan publik yang secara langsung bersentuhan dengan masyarakat.
Page: 1 2
Penyidik juga sebelumnya telah memintai keterangan dari sejumlah saksi pasca kejadian tersebut. Ipda Teguh melanjutkan,…
Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang…
Wakil Sekretaris Jenderal PB PGRI Wijaya menyatakan, Indonesia menghadapi krisis guru yang nyata dan struktural.…
Isu reshuffle kembali menguat setelah kekosongan posisi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Thomas Djiwandono. Hal ini…
Mantan Presiden RI Joko Widodo menegaskan bahwa anak sulungnya sekaligus Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming…
Ia menjelaskan, sebelum pemekaran, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Papua induk mencapai sekitar…