

Akfitas masyarakat di daerah perbatasan PLBN Skouw beberapa waktu lalu. Gubernur MDF menilai kawasan perbatasan memiliki nilai dan peran strategis bagi sebuah negara. (foto:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Gubernur Provinsi Papua, Mathius D. Fakhiri, menegaskan bahwa kehadiran Seruni KMP di Papua menjadi simbol nyata bahwa pembangunan nasional berjalan secara adil dan merata hingga ke wilayah terluar dan perbatasan negara.
Menurut Gubernur Fakhiri, wilayah perbatasan memiliki nilai dan peran yang sangat strategis bagi sebuah negara dan bangsa. Di kawasan inilah masyarakat Papua berada di garis terdepan dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Wilayah perbatasan bukan hanya beranda depan negara, tetapi juga menjadi cerminan kehadiran negara dalam melindungi dan menyejahterakan rakyatnya,” ujar Mathius D. Fakhiri.
Selain memiliki posisi strategis, wilayah perbatasan Papua juga menyimpan keanekaragaman kekayaan, baik sumber daya alam, budaya, maupun kreativitas masyarakat lokal. Kekayaan tersebut, jika dikelola secara tepat dan berkelanjutan, diyakini dapat menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkokoh jati diri Papua dalam bingkai NKRI.
Page: 1 2
Sebanyak 300 utusan umat dari seluruh wilayah Keuskupan Jayapura dipastikan ambil bagian. Mereka terdiri dari…
Dijelaskan, dalam pengawasan lapangan yang dilakukan Disperindag bersama Satgas Pangan, masih ditemukan produk makanan dan…
Berbagai persiapan telah dilakukan guna memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal. Salah satunya melalui Latihan Pra…
Selain lomba presentasi Bahasa Jepang, juga digelar lomba Cosplay, karaoke dan lainnya. Adapun perlombaan tersebut…
Karena itu ia meminta kepada pihak sekolah, terutama orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan dan…
Untuk jadwal keberangkatan, jemaah haji Papua direncanakan tergabung dalam tiga (3) Kloter 27, 29, dan…