Categories: METROPOLIS

Stunting Turun, Masih Butuh Kesadaran Masyarakat

JAYAPURA-Jumlah anak yang terdata mengalami stunting di Kota Jayapura mengalami penurunan. Dari data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kota Jayapura, pada Juli 2023 jumlah penderita stunting sebanyak 700 kasus. Sementara data di bulan Juni  sebelumnya, sebanyak 1600-an kasus.

  Kepala dinas Kesehatan Kota Jayapura, dr. Ni Nyoman Sri Antari mengatakan, upaya penananganan stunting di Kota Jayapura ini butuh kolaborasi semua pihak. Tidak saja dari pemerintah tapi juga dari unsur masyarakat, terutama para orang tua, dengan sadar dan mau memberi anaknya untuk diperiksa kondisi kesehatanya.

   Sebab, jika program penanganan stunting ini dilakukan tanpa dukungan dari orang tua tentunya tidak maksimal.  “Kalau sebelumnya diakumulasi, Januari sampai dengan Juni itu ada 1600, tapi per Juli kemarin  kita dapatnya sekitar 700-an,” kata Ni Nyoman Sri Antari, Selasa (29/8).

   Dia menjelaskan, data 716 angka stunting itu diperoleh dari 5.708 yang datang menimbang bayi. Sasaran sebenarnya sebanyak 25.228 anak. Dia mengakui, data-data stunting ini kemungkinan belum entri, karena perhitungannya melalui aplikasi.

   “Karena aplikasi itu yang kadang-kadang kesulitan kita punya kader,” jelasnya.

Untuk penanganan stunting ini, sebenarnya setiap stakeholder terkait sudah tahu, apa yang harus dilakukan apabila sudah ditemukan. Misalnya kalau sudah ada stunting ini harus ditangani bersama termasuk diberikan makanan bergizi.

  Mulai dari tim penggerak PKK di tingkat kelurahan dan kampung. Termasuk di Dinas Kesehatan itu sendiri melalui program penanganan gizi buruk atau gizi kurang dengan memberikan makanan tambahan setiap hari, termasuk kepada ibu hamil.

“Yang sulit adalah mengukurnya, datang untuk diukur itu yang sulit,” tambahnya. (roy/tri)

newsportal

Recent Posts

Mentan Janjikan Penambahan Kuota BBM Subsidi

Menanggapi aspirasi para petani, Menteri Pertanian langsung menghubungi pihak Pertamina untuk mencari solusi atas keterbatasan…

5 hours ago

Seringnya Kehabisan BBM, Terpaksa Beli di Pengecer yang Harganya Lebih Tinggi

Di kota ini, angkutan umum khususnya angkot atau taksi lokal bukan sekadar sarana mobilisasi, melainkan…

6 hours ago

DPRP Minta Penanganan Pasca Konflik Ditangani Menyeluruh

Ketua DPRP Papua Pegunungan Yos Elopere, S,IP, M.KP meminta Wamendagri Ribka Haluk, Gubernur Papua Pegunungan…

7 hours ago

Komis IV DPRP Minta Gubernur Tegur Kadis PUPR

Ketua Komisi IV DPR Papua Pegunungan, Terius Wakur meminta Gubernur Papua Pegunungan segera memberikan teguran…

8 hours ago

Sengketa Hak Ulayat Kantor Kelurahan Seringgu Jaya Dimediasi

Mediasi mempertemukan Buang Mahuze yang mengaku sebagai pewaris hak ulayat atas tanah tersebut dengan Kepala…

9 hours ago

Pemprov Terima Kunci Rumah Susun ASN Papua Tengah

Serah terima tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung penguatan birokrasi di provinsi termuda…

10 hours ago