Kata gubernur tak baik membiarkan kekosongan terlalu lama. Karena sejak organisasi dibentuk, terjadi kekosongan sejak Tahun 2024. Gubernur Ramses berharap mereka yang baru saja dilantik dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik.
“Mereka menduduki jabatan bukan karena uang, melainkan kepantasan dan kapabilitas mereka. Sehingga mereka akan lebih optimal dalam bekerja,” tegasnya.
Gubernur juga mengingatkan agar mereka yang baru saja dilantik melaksanakan tugas dengan integritas tinggi, jauhi praktik KKN dan utamakan pelayanan dan kepentingan rakyat.
Meningkatkan komunikasi, koordinasi dan kolaborasi antarsektor untuk sinergi pembangunan. Serta melakukan inovasi dan adaptif terhadap perubahan, terutama dalam menghadapi era digital.
“Jadilah pelayan publik yang profesional, responsif dan berorientasi pada solusi serta menjaga kondusivitas wilayah dan lingkungan, bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Sementara terkait dengan eselon II, gubernur menyampaikan Perteknya sudah turun sebanyak 17 orang. Saat ini pihaknya sedang minta persetujuan pelantikan ke Mendagri.
“Saat ini kami sedang menunggu persetujuan dari Mendagri, mudah-mudahan minggu depan sudah ada. Jika sudah disetujui maka kami langsung lantik mereka,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…